Pasca Kerasukan, PT Sioen Sembelih Sapi dan Gelar Rukyah

Pasca Kerasukan, PT Sioen Sembelih Sapi dan Gelar Rukyah

- detikNews
Jumat, 18 Nov 2005 11:07 WIB
Jakarta - Seekor sapi akhirnya disembelih PT Sioen Indonesia terkait insiden kerasukan yang menimpa ratusan karyawanya. Selain menyembelih sapi, pabrik garmen itu juga menggelar rukyah, prosesi penyembuhan orang yang diduga dimasuki roh halus lewat doa secara Islam. Penyembelihan sapi dilakukan di PT Sioen, Jalan Naragong Raya, Bantargebang, Bekasi, sekitar pukul 09.00 WIB, Jumat (18/11/2005). Daging sapi sembelihan itu rencananya akan dibagi-bagikan kepada warga sekitar pabrik. Setelah menyembelih sapi, PT Sioen melakukan rukyah terhadap para pekerja dan gedung, tempat pekerja diduga kerasukan. Rukyah terhadap pekerja dilakukan di masjid yang berada di belakang pabrik. Ustad Jaja Jaelani, warga Cikiwul, Bantargebang, Bekasi, memimpin rukyah tersebut. Sayang wartawan dilarang meliput semua proses tersebut. Wartawan diminta menunggu di halaman depan pabrik seluas 14 hektar itu. Sekitar 250 pekerja PT Sioen, Rabu (16/11/2005) dan Kamis (17/11/2005) kemarin mengalami kerasukan. Saat meracau, salah seorang pekerja meminta agar pabrik memberikan sesajen kepala kambing.Pabrik garmen yang kini dimiliki pemodal dari Belgia itu sebelumnya dimiliki pengusaha asal Korea Selatan. Pada tahun 1993, saat awal operasional, pemilik menggelar ritus dengan menanam enam kepala kambing di tanah kosong di belakang pabrik.Empat tahun kemudian pabrik itu beralih ke tangan orang China. Selanjutnya tiga tahun kemudian dimiliki pemodal asal Belgia.Meskipun banyak yang menduga telah terjadi kerasukan di pabrik itu, namun banyak pula yang menduga bahwa karyawan yang pingsan dan meninggal dunia akibat keracunan gas yang bocor dari instalasi pabrik. Namun hingga kini hal itu belum bisa dikonfirmasikan. Dinkes Kota Bekasi sedang meneliti kualitas udara di pabrik. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads