detikNews
2019/12/03 21:09:59 WIB

Eks Staf Ahok Advokasi Warga Kemang yang Tolak Pelebaran Trotoar

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Eks Staf Ahok Advokasi Warga Kemang yang Tolak Pelebaran Trotoar Revitalisasi trotoar di Kemang. (Rizal/detikcom)
Jakarta - Pelebaran trotoar di area Jalan Kemang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dianggap merugikan warga. Kamilus Elu, eks staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, mengadvokasi warga yang menolak revitalisasi trotoar.

Kamilus mengatakan sebelumnya sudah ada pertemuan antara warga pemilik dan pengguna lahan terdampak pelebaran trotoar di Kemang. Hasilnya, warga pemilik dan pengguna lahan menolak jika lahannya dijadikan trotoar.

"Kami yang terdampak tidak setuju lahan kami dijadikan trotoar. Karena mengganggu usaha kami, beda tinggi trotoar menyulitkan akses masuk, sulit parkir, usaha jadi sepi," kata Kamilus kepada wartawan, Selasa (3/12/2019).
Saat Ahok menjabat Gubernur DKI, Kamilus menjadi staf khusus bidang pengaduan masyarakat Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, pelebaran trotoar itu memakan sebagian lahan usaha warga tanpa didasari aturan yang jelas.

Pertemuan antara warga pemilik dan pengguna lahan terdampak pelebaran trotoar di Kemang Raya digelar setelah surat yang ditujukan ke Dinas Bina Marga dan Biro Hukum DKI Jakarta tidak mendapat respons. Kamilus mengatakan warga dan pemilik lahan yang terdampak pelebaran trotoar sudah berkali-kali menanyakan dasar aturan yang mengharuskan warga menandatangani surat perjanjian kerja sama (PKS) tentang pelebaran trotoar tersebut.

Kamilus mencontohkan surat PKS biasanya terbit melalui Peraturan Gubernur (Pergub) untuk pembangunan fasilitas umum di lahan milik pemerintah daerah.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com