Mundur dari Caketum, Bamsoet: Berat tapi demi Persatuan-Kesatuan Golkar

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 03 Des 2019 19:09 WIB
Bambang Soesatyo (Bamsoet) (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Bambang Soesatyo (Bamsoet) (Farih Maulana Sidik/detikcom)



Bamsoet mengatakan sangat berat mengambil keputusan pengunduran dirinya. Namun, kata dia, keputusan pahit tersebut diambil demi persatuan dan kesatuan Partai Golkar.

"Pagi saya konsultasi ke Pak Ponco saya laporkan situasi dan kondisi yang ada, tadi malam sampai jam 12 di tempat Pak Yapto selaku ketum PP. Sebelumnya pada Mas Bobi sebagai PLT ketum Soksi dan Pak Akbar Tanjung tadi pagi saya sudah minta nasihat dan pandangan. Pak Agung Laksono demikian," katanya.

Lebih jauh, kata dia, kesepakatan rekonsiliasi dirinya dengan Airlangga dianggap momentum yang tepat menjelang Musyawarah Nasional (Munas). Menurutnya, dalam pelaksanaan munas, Partai Golkar harus menunjukkan suasana yang teduh.


"Tadi, saya bersama dengan Pak Airlangga, Pak Luhut, dan Pak Ical menyepakati dan menyerahkan rekonsiliasi secara menyeluruh terhadap kontestasi yang sedang berlangsung. Karena momentum memang sudah tepat nanti malam pembukaan sebelum pembukaan harus ada suasana yang teduh. Itu salah satu keistimewaan bahwa kami satu sama lain saling menghargai," pungkasnya.
Halaman

(fas/jbr)