PDIP Tegaskan Kawal Reformasi: Presiden Dipilih Langsung-Maksimum 2 Periode

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Selasa, 03 Des 2019 13:00 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Ari Saputra/detikcom)
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Ari Saputra/detikcom)


Hasto mengatakan sikap PDIP itu sebagai tanggung jawab terhadap masa depan Indonesia. Terkait haluan negara, Hasto menyebut hal itu sebagai dasar bagi pembangunan nasional.

"Haluan negara adalah road map yang bersifat strategik, dan mengandung arah bagaimana penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk melipatgandakan kemampuan produksi nasional. Kemudian, bagaimana pengembangan industri strategis dari hulu ke hilir, dan tata perekonomian Indonesia yang membangun kedaulatan bangsa di bidang energi, pangan, keuangan, pertahanan dan lain-lain," bebernya.


Lebih lanjut, Hasto menambahkan, haluan negara bisa menjadi jalan Indonesia untuk berdaulat. Haluan negara disebutnya juga menjadi cetak biru bagi masa depan negara.

"Dengan haluan negara, jalan Indonesia yang adil, makmur, berdaulat, berdikari dan berkebudayaan dapat dirumuskan sebagai blue print masa depan Indonesia raya," ucapnya.

Sebelumnya, wacana masa jabatan presiden 3 periode mengemuka di tengah rencana amandemen UUD 1945. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah angkat bicara dan menyebut pihak yang memunculkan wacana itu hendak cari muka kepadanya.

"Ada yang ngomong presiden dipilih 3 periode, itu ada 3. Ingin menampar muka saya, ingin cari muka, padahal saya punya muka. Ketiga ingin menjerumuskan. Itu saja, sudah saya sampaikan," ucap Jokowi, Senin (2/12).
Halaman

(azr/haf)