detikNews
2019/12/03 12:53:42 WIB

Merasa Masih Didiskriminasi, Kaum Disabilitas Nantikan Komnas Khusus

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Merasa Masih Didiskriminasi, Kaum Disabilitas Nantikan Komnas Khusus Foto ilustrasi (Rico Bagus/detikcom)
Jakarta - Hari ini digelar puncak peringatan hari disabilitas internasional. Ketua penyandang disabilitas di Indonesia merasa kaum difabel masih didiskriminasi dan menghadapi pandangan buruk yang menyulitkan hidup.

"Masyarakat penyandang disabilitas sampai saat ini, mohon maaf, juga masih menghadapi beberapa stigma negatif dan diskriminasi. Masih banyak masyarakat yg memandang rendah dan menganggap penyandang disabilitas itu tidak mampu bekerja sebagaimana teman-teman yang non-disabilitas," kata Ketua Umum Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Gufroni Sakaril, di Plaza Barat Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2019).



Acara puncak hari disabilitas internasional ini dihadiri oleh Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmavati. Tema peringatan kali ini adalah 'Indonesia Inklusif, Disabilitas Unggul'.

Gufroni menjelaskan, stigma negatif terhadap penyandang disabilitas masih dirasakan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Stigma adalah ciri negatif yang menempel pada pribadi seseorang karena pengaruh lingkungannya.



"Stigma ini menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan disabilitas, keluarga penyandang disabilitas cenderung tidak mau menyekolahkan anaknya, dan bahkan mereka yang menyekolahkan anaknya khawatir kalau anak tersebut di sekolahnya mengalami pembullyan atau diejek teman-teman lain," tutur Gufroni.

Simak Video "Peringati Hari Disabilitas, Mensos Ingin Masyarakat Sadar Kesetaraan"




Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com