Jemaah-Agen First Travel Kecewa, PN Depok Persilakan Banding

Zunita Putri - detikNews
Senin, 02 Des 2019 15:08 WIB
Foto: Humas PN Depok saat konferensi pers usai sidang perdata aset First Travel (Zunita-detikcom)
Foto: Humas PN Depok saat konferensi pers usai sidang perdata aset First Travel (Zunita-detikcom)
Depok - Jemaah First Travel mengaku kecewa dengan putusan perdata aset First Travel yang mereka gugat. PN Depok mempersilakan jemaah mengajukan banding atas putusan itu.

"Bagi para pihak yang tidak menerima putusan itu, dapat mengajukan upaya hukum banding dalam waktu 14 hari," kata Humas PN Depok, Nanang Herjunanto, di PN Depok, Jalan Boulevard Raya, Depok, Senin (2/12/2019).



Hakim yang memeriksa dan mengadili gugatan perdata agen dan jemaah First Travel adalah hakim ketua Ramon Wahyudi. Sementara hakim anggotanya Yulinda Trimurti Asih dan Nugraha Medica Prakasa.

Gugatan ini dilayangkan Anny Suhartaty, Hj Ira Faizah, Devi Kusrini, Zuherial, dan Ir Ario Tedjo Dewanggono. Dalam pertimbangan hakim, gugatan yang diajukan jemaah dan agen First Travel ini dinilai cacat formil dan kabur dengan alasan penggugat tidak menjelaskan rinci 3.200 jemaah yang meminta ganti rugi.

"Menyatakan gugatan para penggugat tidak dapat diterima. Menghukum para penggugat untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini secara tanggung renteng sampai saat ini berjumlah Rp 811 ribu," ujar hakim ketua Ramon Wahyudi saat membacakan amar putusan.



Salah satu penggugat, Faizah yang mengaku sebagai agen First Travel mengaku kecewa atas putusan itu. Dia mengatakan akan melakukan upaya hukum lanjutan atas putusan itu.

"Saya sendiri penggugat kedua, saya kecewa sekali di luar dugaan ini seluruhnya. Keputusannya kita ditolak. Insyaallah kita akan ajukan upaya hukum," kata Faizah di PN Depok, Jalan Boulevard Raya, Cilodong, Depok, Senin (2/12).

Simak Video "Ini Alasan Hakim Tolak Gugatan Perdata Jemaah First Travel"

[Gambas:Video 20detik]

(zap/haf)