Cuitannya soal Kerja-Pancasila Dinyinyiri, Ini Kata Stafsus Jokowi Billy

Idham Kholid - detikNews
Sabtu, 30 Nov 2019 11:43 WIB
Gracia Billy Mambrasar (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Cuitan Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi, Gracia Billy Mambrasar soal strategi pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila dengan konsep kekinian ditanggapi beragam oleh netizen. Ada netizen yang menilai stafsus milenial Jokowi mengambil alih tugas BPIP. Apa kata Billy?

Billy mem-posting cuitan berserta foto itu di akun Twitter-nya @kitongbisa pada Jumat (29/11). Di dalam foto itu tampak Billy bersama para stafsus milenial lainnya duduk melingkari meja di dalam ruangan.

"Kerja kerja kerja! Hr ini setelah berjam jam berjibaku, kami #stafsus #stafsusmilenial Pak @jokowi berhasil menyelesaikan konsep& strategi pengarus utamaan nilai2 #pancasila dgn konsep kekinian. Mau tau spt apa? Tunggu aj Pidato Pak Presiden 🤗💕 Kuat Pancasila, Jaya Indonesia!" tulis Billy dalam cuitannya seperti dilihat detikcom, Sabtu (30/11/2019).


Cuitan itu ditanggapi beragam oleh netizen. "Stafsus milenial kok ngumpulnya bareng. Emang nga ada tupoksi ya? Sampai kerjaan BPIP kalian embat juga?" tulis salah satu netizen.

Dihubungi detikcom, Billy menjelaskan soal posting-annya itu. Dia mengatakan, dengan satu posting-an itu, bukan berarti hanya hal tersebut yang mereka kerjakan.

"Jadi pertama, karena satu posting-an itu membuat semua berpikir hanya itu saja yang sedang kami kerjakan, padahal nggak, padahal di waktu bersamaan kami juga mengerjakan banyak hal lain. Tapi kan kalau saya posting-posting terus, kapan saya kerjanya, itu kebetulan saya posting foto itu karena saya suka ekspresinya anak-anak yang lagi bekerja," kata Billy lewat sambungan telepon.

Billy menegaskan mereka tidak mengambil alih tugas BPIP. Tapi mereka membantu memberi masukan kepada Presiden Jokowi.

"Yang kedua, tugas kami tidak mengambil alih tugas lembaga lain, tapi kehadiran kami itu justru melengkapi, membantu, memperkaya, dan mengkritisi apabila ada yang kami lihat kurang. Tapi input yang kami rumuskan itu masuknya ke Presiden," ujarnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2