Balita Patah Tulang Diinjak Pacar Ibu, Polisi Juga Cek Kekerasan Seksual

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jumat, 29 Nov 2019 16:56 WIB
Pelaku penginjak balita di Bali. (dok. Istimewa)
Denpasar - Balita berusia 2,5 tahun di Denpasar, Bali, mengalami patah tulang karena dianiaya dan diinjak pacar ibunya. Polisi kini mendalami dugaan adanya pelecehan seksual pada balita malang tersebut.

"Kami masih mendalami lagi karena anak belum diambil keterangan. Kami akan mengecek-ngecek kembali visum apakah dia mengalami pelecehan seksual atau tidak, karena indikasi ada bekas merah di kemaluan korban," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Denpasar AKP Josina Lambiombir di Denpasar, Bali, Jumat (29/11/2019).



Josina menuturkan pihaknya baru mendapatkan keterangan dari pelaku, Ari Juniawan (22). Hingga saat ini, pihaknya belum bisa meminta keterangan korban.

"Sampai saat ini anak masih mengalami kesakitan dan dirawat di RSUP Sanglah," ujar Josina.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Kamis (21/11). Korban dianiaya Ari, yang merupakan pacar ibunya, karena terus menangis.



Akibat penganiayaan itu, balita tersebut masih menjalani perawatan di RSUP Sanglah. Anak itu mengalami patah kaki di bagian paha sampai kaki, luka di leher, dan bekas kuku di bagian tubuhnya.

"Pelaku sudah ditangkap. Alasannya karena pada saat anak korban ditinggal sama ibunya di tempat kosnya, anak itu menangis dan dia tidak bisa menenangkan anak dia marah, kemudian dipukul dan diinjak kakinya," tuturnya.


Simak Video "MUI Minta DPR Tunda RUU Penghapusan Kekerasan Seksual"

[Gambas:Video 20detik]

(ams/haf)