ADVERTISEMENT

Round-Up

Undangan ke Petamburan untuk Tito Karnavian

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 29 Nov 2019 09:06 WIB
Mendagri Tito Karnavian (Foto: Puspen Kemendagri)


Menag Sebut Konsep Khilafah FPI Beda dengan HTI

Soal polemik visi-misi FPI yang dibahas Mendagri Tito dan Komisi II DPR, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi angkat bicara. Fachrul memastikan konsep yang diusung FPI berbeda dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Ya paham saya, masih menyebut itu (khilafah), meskipun kami tanya, penjelasannya itu yang dimaksud beda dengan HTI. Setelah kita baca berbeda dengan HTI," kata Fachrul di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Fachrul menyebut FPI telah berkomitmen setia kepada Pancasila. Bahkan, menurutnya, FPI bersedia untuk berdiskusi kembali mengenai hal-hal dalam AD/ART yang dinilai perlu diubah.

Menteri Agama Fachrul RaziMenteri Agama Fachrul Razi (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)


"Kemudian dia sudah kita ikat, oke. Kalau ini kita ragukan, apa yang kamu bisa komitmen terhadap kami? 'Kami buat pernyataan bahwa kami setia pada NKRI dan Pancasila. Kemudian tidak melanggar hukum, sehingga yang itu bisa dieliminasi. Teman-teman yang perlu dieliminasi, diubah kita coba diskusi'. Saya kira semua enteng-enteng aja," ucap Fachrul.

Terkait polemik ini, Fachrul menyarankan Tito membuat kesepakatan dengan FPI. Fachrul mengatakan pemerintah bisa mendiskusikan kembali istilah-istilah yang jadi polemik itu dengan FPI. Purnawirawan Jenderal TNI itu menyerahkan keputusan mengenai SKT FPI kepada Tito.

"Kalau ada hal yang masih diragukan, kita coba deal dengan dia (FPI). Misalnya kan, saya sependapat tadi kan ada, apa, Mendagri mengatakan ada poin-poin yang masih diragukan. Ya kita deal aja dengan dia, 'bisa nggak Anda (FPI) mengubah ini jadi begini'. Jadi enteng-enteng ajalah kita menata hidup," kata Fachrul.

"(SKT) itu kan yang berikan Mendagri, Menag hanya memberikan rekomendasi dari aspek kami," sambungnya.
(jbr/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT