detikNews
Kamis 28 November 2019, 20:51 WIB

Gugatan Mahasiswa soal UU KPK Tak Diterima MK, KPK Tunggu Ini

Zunita Putri - detikNews
Gugatan Mahasiswa soal UU KPK Tak Diterima MK, KPK Tunggu Ini Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta -

Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menerima permohonan uji materi Undang-Undang KPK yang diajukan oleh mahasiswa. KPK masih menunggu hasil judicial review (JR) yang diajukan tiga pimpinan KPK dan masyarakat koalisi sipil.

"Kalau yang kami baca informasi sidang tadi ya itu sebenarnya bukan ditolak tapi dinyatakan tidak diterima, karena obyeknya keliru. Jadi sebenarnya MK belum menguji, dan masih pada pokok perkaranya, jadi belum menguji apakah substansi dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 ini bertentangan dengan konstitusi atau tidak," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019).

Febri mengatakan saat ini KPK masih akan melihat sejauh mana proses gugatan UU KPK di MK, karena menurut Febri yang menggugat UU KPK tidak sedikit. Selain itu, kata Febri, yang terpenting adalah putusan MK atas gugatan tiga pimpinan KPK nanti.

"Publik, termasuk KPK, tentu saja ya itu cukup menunggu bagaimana pendapat konstitusional undang-undang tersebut oleh Mahkamah Konstitusi, dan persidangannya juga terbuka untuk umum jadi publik bisa menyimak itu. Termasuk judicial review yang pemohonnya ada tiga unsur pimpinan KPK sebelumnya," ujar Febri.

"Untuk tiga unsur pimpinan KPK prosesnya masih panjang ya, ada baru dimasukkan permohonan ada nanti proses perbaikan, ada sidang panel, pleno, dan kemudian ada proses pembuktian juga di persidangan nanti kita simak saja bersama-sama," imbuhnya.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi dalam persidangan siang tadi tidak menerima permohonan uji materi Undang-Undang KPK yang diajukan oleh mahasiswa. Alasannya, permohonan itu dianggap salah konteks atau error of objectum.

"Permohonan para pemohon mengenai pengujian Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi adalah salah objek, permohonan para pemohon tidak dipertimbangkan lebih lanjut," kata Ketua MK Anwar Usman saat membacanya putusan di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (28/11).

"Mengadili, menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima," sambung Anwar.



Simak Video "Gugatan UU KPK Salah Objek, Mahasiswa Salahkan MK"




(zap/fdn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com