BKSDA Sumsel Kembalikan Gajah yang Dievakuasi Gegara Konflik Lahan ke Hutan

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 28 Nov 2019 16:17 WIB
Gajah dikembalikan ke hutan. (Foto: Istimewa)
Gajah dikembalikan ke hutan. (Foto: Istimewa)
Palembang - Delapan ekor gajah latih di pusat latihan gajah daerah Jalur 21, Banyuasin, dikembalikan ke lokasi asal di kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Gajah-gajah itu dikembalikan ke hutan setelah konflik lahan mereda.

"Benar, sejak Selasa kemarin kami telah kembalikan delapan gajah yang sempat dievakuasi Maret lalu. Ini setelah situasi di Lahat sudah aman," ujar Kepala Seksi Koservasi wilayah II BKSDA Sumsel, Tito kepada wartawan, Kamis (28/11/2019).


BKSDA Sumsel Kembalikan Gajah yang Dievakuasi Gegara Konflik Lahan ke HutanFoto: Gajah dikembalikan ke hutan (Dok. Istimewa)

Kedelapan gajah latih tersebut sudah tiba di Hutan Konservasi Lahat. Gajah-gajah tersebut tiba dalam kondisi sehat.

"Udah sampai semua, kita bahwa pakai delapan truk. Kondisinya semua sehat," kata Tito.

Diakui Tito, semua gajah itu dievakuasi karena sempat konflik dengan warga. Akibatnya, aktivitas gajah latih terbatas dan makanan mulai berkurang.


"Kemarin gajah dievakuasi karena ada penyerobotan tanah dan menyebabkan penyempitan cari makan. Situasi aman setelah ada vonis pengadilan atas kasus penyerobotan tanah dan telah dinyatakan bersalah," katanya.

Saat ini, total ada 10 gajah latih di Hutan Konservasi Lahat. Dari data itu, tercatat hanya ada satu gajah jantan di kawasan Hutan Konservasi.

"Sebelum dipindahkan, gajah-gajah latih itu sempat sakit. Tetapi, setelah sembilan bulan dipindahkan, sudah baik semua," tutup Tito.


Simak Video "Miris! Gajah Liar Ditemukan Mati di Riau"

[Gambas:Video 20detik]

(ras/haf)