Kaget Marak Pelecehan Seksual di Transportasi Umum, Kemenhub Akan Berbenah

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 27 Nov 2019 14:21 WIB
Raden Ari Widianto (pertama dari kiri) (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Kementerian Perhubungan menilai survei yang dikeluarkan oleh Koalisi Ruang Publik Aman (KRPA) terkait angka pelecehan seksual di transportasi umum sangat memprihatinkan. Kemenhub akan diskusi secara internal untuk membahas hal tersebut.

"Ya kami tentunya prihatin kaget dengan data ini, mohon data ini agar di-publish ke publik ya, data ini kan selama ini kita belum pernah tahu. Baru dari pertemuan diskusi di Komnas Perempuan ini baru terlihat bahwa ternyata banyak sekali pelecehan seksual ini," ujar Kepala Pusat Pengembangan Transportasi Berkelanjutan (PPT) Kemenhub Raden Ari Widianto di gedung Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/11/2019).


Kemenhub, jelas Ari, akan mempertimbangkan aturan untuk melindungi pengguna jasa transportasi umum dari pelecehan seksual. Dengan begitu, pihaknya juga meminta organisasi, lembaga, atau aktivis mengirim masukan kepada Kemenhub.

"Tentunya kami dengan kewenangan yang ada di Kementerian Perhubungan akan berupaya memperbaiki apakah di undang-undangnya. Mumpung kami sedang merilis omnibus law kami mohon kerja samanya dari seluruh sektor terutama dari teman Komnas Perempuan, aktivis perempuan ataupun korban yang bisa memberi saran pendapat kepada kami Kementerian Perhubungan," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2