Hitung Kebutuhan Blanko e-KTP, Kemendagri Prediksi Angka Kematian-Cerai

Mochamad Zhacky - detikNews
Selasa, 26 Nov 2019 19:54 WIB
Mendagri Tito Karnavian dan Dirjen Dukcapil Zudan Arif (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengaku bisa memprediksi kebutuhan blanko e-KTP setiap tahunnya. Menurut Dirjen Dukcapil Zudan Arif, ada 17 faktor yang mempengaruhi kebutuhan blanko e-KTP setiap tahun, salah satunya angka kematian.

"Kami sudah menghitung untuk 2020 akan ada kekurangan keping blanko. Sudah terprediksi. Kalau kita melihat bagaimana perhitungan keping blanko itu bisa kurang, ada sekitar 17 item bagaimana kita melakukan perencanaan," kata Zudan dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi II, di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Dalam raker kemudian ditampilkan 17 faktor tersebut. Ada faktor yang hurufnya ditebalkan dengan warna merah, ada yang tidak.


Adapun faktor yang hurufnya tak ditebalkan warna merah di antaranya perubahan status pendidikan, hilang per tahun, rusak per tahun dan perubahan nama jalan.

"Yang kami beri warna merah itu kami sudah bisa prediksi, misalnya berapa yang pindah per tahun datanya ada, trennya ada, kawin per tahun, cerai hidup, cerai mati. Yang warna merah ini relatif bisa kita prediksi," papar Zudan.

Selanjutnya
Halaman
1 2