Ma'ruf Amin: Pemerintah Bertekad Kuatkan Ekonomi Syariah

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Senin, 25 Nov 2019 12:10 WIB
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah bertekad untuk menguatkan ekonomi syariah. Ma'ruf menuturkan tantangan di ekonomi syariah perlu diantisipasi dengan sumber daya manusia (SDM) yang handal.

"Lapangan ijtihad yang paling lebar itu, ekonomi syariah. Bagaimana meresponsnya jadi, saya kira ini lapangan ijtihad paling luas. Kita pemerintah akan bertekad menguatkan ekonomi syariah," kata Ma'ruf Amin menerima Asosiasi Prodi Hukum dan Ekonomi Syariah Indonesia (APHESI) di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019).


Ma'ruf mengatakan ekonomi syariah di Indonesia sudah menjadi sistem nasional. Dia berharap perguruan tinggi bisa berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

"Ke depan kita harap lahir dari proses pendidikan. Sejak awal sudah paham, masih S1, S2, S3, sudah paham tentang apa namanya ekonomi syariah, perbankan, asuransi. Tidak hanya hukum saja tapi manajemennya," tutur Ma'ruf.

Lebih lanjut, Ma'ruf berharap dewan syariah yang ada di setiap organisasi keuangan bisa merespons tantangan zaman. Dia ingin agar ekonomi syariah bisa menjadi solusi dalam kehidupan sehari-hari.


"Di dalam Dewan Syariah Nasional, diharapkan situasi itu mencari solusi-solusi. Ketika masalah dihadapkan antara syariah, solusi dan kenyataan. Syariah bisa merespons kenyataan," jelasnya.

Sementara itu, Ketua APHESI Mohammad Nur Yasin meminta Ma'ruf Amin mau menjadi Dewan Pembina di organisasi yang dia pimpin. Dia juga berencana mengundang Ma'ruf Amin dalam konferensi ekonomi syariah di Malang pada April 2020.

"Kita harap Pak Wapres membuka di April 2020, dihadiri dosen ekonomi syariah yang ada di Indonesia," tuturnya.





Tonton juga video Optimisme Ma'ruf Jadikan Ekonomi Syariah Pilar Ekonomi Nasional:

[Gambas:Video 20detik]



(fdu/gbr)