Humphrey Lempar Isu Calon Menteri Diminta Rp 500 M, Parpol Pro-Jokowi Menepis

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 24 Nov 2019 18:37 WIB
Humphrey Djemat (Grandyos Zafna/detikcom)

Parpol Pro-Jokowi Membantah


Isu liar itu pun dibantah oleh parpol-parpol pro Jokowi. PPP salah satunya.

PPP menilai isu tersebut tak bisa dipertanggungjawabkan. PPP juga meminta Humphrey terang-terangan menyebut sosok calon menteri dan parpol yang meminta setoran itu.

"Ini ngawur, tak bisa dipertanggungjawabkan. Agar gentle, sebut saja siapa orangnya dan partainya, sehingga tidak menjadi fitnah politik. Apalagi dia harus memahami bahwa penunjukan menteri di kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo. Lagian ngitung isu Rp 500 M dari mana? Gaji menteri lima tahun berapa? Kapan baliknya? Belum lagi kalau diganti di tengah jalan, makin tidak ketemu rumus pengembaliannya," tutur Wasekjen PPP Achmad Baidowi kepada wartawan.



Pria yang akrab disapa Awiek itu pun meminta Humphrey tak dikaitkan dengan PPP. Sebab, satu-satunya PPP yang sah adalah PPP Muktamar Pondok Gede.

"Tolong jangan sebut Humphrey sebagai PPP, karena berdasarkan putusan pengadilan, PPP hanya satu, yakni hasil Muktamar Pondok Gede," kata Awiek.

Hal senada disampaikan PDIP. PDIP meminta Humphrey tak melempar isu liar dan menjelaskan siapa parpol yang dimaksud.

"Info Pak Humphrey Djemat harus diperjelas agar menjadi terang benderang dan kita dapat pembelajaran sekaligus kearifan, bila memang info tersebut benar. Kalau sekadar kabar burung, di panggung politik terlalu banyak kabar burung," kata politikus PDIP, Hendrawan Supratikno.
Halaman

(mae/imk)