ADVERTISEMENT

IGI: Lewat Pidatonya, Nadiem Ingin Tempatkan Guru di Posisi Terhormat

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Minggu, 24 Nov 2019 17:12 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyoroti berbagai masalah guru dan pendidikan dalam pidatonya menjelang Hari Guru Nasional. Ikatan Guru Indonesia (IGI) mengatakan, dalam pidatonya itu, tersirat keinginan Nadiem agar guru-guru tak lagi terbebani pekerjaan administratif.

"Nadiem Makarim dalam pidatonya yang sudah disebarkan untuk dibacakan pada peringatan Hari Guru Nasional sangat jelas terlihat keinginan beliau untuk fokus menyiapkan pelajar kita untuk masa depan yang lebih baik. Dalam pidatonya, Nadiem Makarim menginginkan guru-guru Indonesia tidak terbebani dengan beban administrasi yang begitu berat beban beban administrasi ini selama ini menjadi tugas dan senjata pejabat-pejabat tertentu untuk membuat beban inspirasi guru semakin berat," kata Ketum Pengurus Pusat IGI Muhammad Ramli Rahim kepada wartawan, Minggu (24/11/2019).



IGI juga menilai, dalam pidatonya, tersirat keinginan Nadiem agar anak-anak tak lagi terkungkung oleh kurikulum. Selain itu, IGI menangkap keinginan mantan bos Go-Jek tersebut menempatkan guru pada posisi terhormat.

"Kami juga menangkap keinginan Nadiem Makarim untuk menempatkan guru pada posisi terhormat," ungkapnya.

Karena itu, IGI pun mendorong sejumlah hal untuk mewujudkan keinginan-keinginan tersebut. Pertama, mendorong adanya inovasi di dunia pendidikan untuk mewujudkan keinginan tersebut.

"Ikatan Guru Indonesia memandang diperlukannya inovasi dengan menyederhanakan jumlah mata pelajaran mempercepat penguasaan bahasa dunia bagi anak-anak kita dan menjadikan lulusan SMA/SMK memiliki keterampilan dan keahlian sehingga mudah diserap oleh lapangan kerja di masa depan," ujarnya.

Tonton juga Teks Pidato Mendikbud Nadiem di Hari Guru Bikin Netizen Terkesan :






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT