Kini Ditahan, Ini Kronologi Penangkapan 3 Suporter Indonesia di Malaysia

Audrey Santoso - detikNews
Minggu, 24 Nov 2019 13:19 WIB
Ilustrasi suporter Indonesia. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Tiga suporter Indonesia ditangkap oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menjelang laga kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Malaysia vs Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia. Ketiganya ditangkap dalam kaitan dengan dugaan ancaman bom melalui media sosial.

"Penahanan 3 warga negara Indonesia oleh pihak PDRM yang diduga terlibat dengan insiden ancaman bom di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, melalui media sosial," kata Karo Penmas Polri Argo Yuwono kepada wartawan, Minggu (24/11/2019).



Argo mengatakan, berdasarkan pernyataan PDRM, Andreas Setiawan (28), Iyan Prada Pribowo (32), dan Riki Chorudin (31) ditangkap pada Selasa (19/11) lalu. Penangkapan ketiganya bermula dari informasi adanya WNI yang akan melakukan keributan di stadion jika Indonesia kalah.

"Pada tanggal 19 November 2019, pihak PDRM bagian E8 telah memeriksa seorang WNI di pintu E Lapangan Bola Kaki Bukit Jalil, Malaysia, karena sebelumnya pihak PDRM telah mendapat informasi bahwa WNI tersebut akan melakukan keributan di Lapangan Sepak Bola Bukit Jalil jika tim Indonesia kalah bertanding melawan tim dari Malaysia," tutur Argo.

"Hasil pemeriksaan terhadap seorang tersebut, diperoleh informasi 2 orang WNI yang merupakan rekannya," imbuhnya.




Menpora Malaysia Minta Maaf Atas Pengeroyokan Warga Indonesia:


Selanjutnya
Halaman
1 2