Wakil Ketua MPR: Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode dari Pihak Luar

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Minggu, 24 Nov 2019 11:12 WIB
Diskusi bertajuk 'Menyoal Periode Ideal Jabatan Presiden'. (Azizah/detikcom)
Jakarta - Wakil Ketua MPR Arsul Sani menegaskan usulan masa jabatan presiden menjadi tiga periode bukan dari MPR. Arsul mengatakan wacana penambahan masa jabatan presiden berasal dari pihak luar.

Hal itu dikatakan Arsul dalam diskusi bertajuk 'Menyoal Periode Ideal Jabatan Presiden' di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (24/11/2019). Arsul mulanya menjelaskan apa saja rekomendasi yang diberikan kepada MPR 2019-2024 terkait amandemen UUD 1945.




"Rekomendasinya, MPR itu melakukan kajian pendalaman yang terkait dengan pokok-pokok haluan negara. Keperluan memasukkan kembali yang namanya haluan negara, atau GBHN, atau apa pun istilahnya, ke dalam UUD '45," kata Arsul.

"Kedua, penataan kewenangan MPR, penataan kewenangan DPD, penataan sistem presidensial, penataan kekuasaan kehakiman. Nah yang lima ini, tentu berpotensi, sekali lagi berpotensi, dilakukannya amandemen terhadap UUD," imbuhnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3