Larangan Skuter Listrik di Jalan Raya, Warga Minta Dibuatkan Lokasi Khusus

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 24 Nov 2019 10:15 WIB
Foto: Pengguna skuter listrik di CFD Jakarta, 24 November 2019. (Rolando/detikcom)
Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama kepolisian telah menerbitkan pelarangan penggunaan skuter listrik di jalan raya yang akan dimulai esok, Senin (25/11). Namun, warga DKI meminta Gubernur Anies membuat lokasi khusus supaya pengguna skuter listrik dibuatkan lokasi khusus.

Salah seorang warga Jakarta, Imam yang menggunakan skuter listrik menyambut baik aturan tersebut dengan pengecualian.

"Aturannya menyambut baik, cuma mungkin lebih diakomodir pembatasan usia, dan juga kalau emang utama keluarga di weekend itu untuk keluarga ada pengawasannya," kata Imam, di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (24/11/2019).



Menurut Imam, skuter listrik memiliki nilai manfaat untuk masyarakat. Imam mengatakan skuter listrik bisa menjadi alternatif rekreasi warga Jakarta.

"Kalau menurut saya sih itu tetap saja ini penggunannanya manfaat ya buat masyarakat apalagi penggunaannya di sekitar hari minggu atau sabtu buat keluarga jalan artinya buat rekreasi juga sih sebenernya skuter itu," ujar Imam.



Selain aturan, menurut Imam yang diperlukan untuk para pengguna skuter listrik adalah pengawasan. Dari pengalaman Imam, dia melihat kurangan pengawasan.

"Mungkin yang lebih diperhatikan itu pengawasannya saja sih, selama ini sih saya lihat tadi di situ nggak ada, Grabwheels berjejer begitu saja, kita kaya bebas make saja tapi tapi pengawasan dari pemiliknya nggak ada, mungkin ditekankan di situ, mungkin ada GPS ya pengawasan," sebutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3