Round-Up

Fadli Zon yang Terus Mengusik Ahok

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 24 Nov 2019 05:06 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon (Tsarina/detikcom)

7. Fadli sebut karangan bunga ke Ahok pencitraan

Pada April 2017, ribuan karangan bunga tanda simpati untuk Ahok dan pasangan wakil gubernurnya, Djarot Saiful Hidayat, terkumpul di Balai Kota Jakarta. Momen ini terjadi usai pengumuman Pilgub DKI yang akhirnya dimenangkan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang didukung Gerindra.

Fadli Zon angkat bicara. Dia menilai karangan-karangan bunga itu sebagai bentuk pencitraan.

"Saya rasa masyarakat sudah tahulah. Itu bisa bukan efek positif yang didapat, tapi efek negatif, apalagi kalau ketahuan sumbernya itu-itu juga. Jadi pencitraan murahan," kata Fadli di gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, 26 April 2017 silam.

Fadli menilai semua krangan bunga itu kebanyakan berasal dari sumer yang sama. Lebih baik, biaya untuk kareangan bunga itu dialokasikan untuk kepentingan yang lain.

"Itu kalau ada 1.000 karangan bunga kali Rp 1 juta, itu sudah Rp 1 miliar. Kalau Rp 700 ribu, ya Rp 700 juta. Itu kan bisa ngasih makan orang-orang yang perlu dukungan, bisa buat beasiswa, bisa buat anak yatim, dan sebagainya, daripada dibuang-buang seperti itu," imbuhnya.

Fadli Zon yang Terus Mengusik AhokFoto: Lamhot Aritonang