Putri Tanjung Cerita Pernah Ditolak Sponsor hingga Diremehkan karena Usia

Aditya Mardiastuti - detikNews
Sabtu, 23 Nov 2019 15:37 WIB
Putri Indahsari Tanjung (Dita/detikcom)
Badung - CEO Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung (23) menceritakan pengalamannya jatuh-bangun saat mendirikan usaha. Dia juga menyebut pernah diremehkan karena usianya yang masih muda.

"Awal mula 2014 ditolak 14 sponsor dibilang acaranya nggak bakal laku, dan nggak bakal jalan. Habis itu waktu bikin creativepreneur corner yang datang bahkan nggak nyampe setengahnya, habis itu dibilang gila karena anak 17 tahun mau bikin acara yang lumayan besar, tapi gue terus aja, gue maksa pokoknya gue percaya bahwa ini sebuah peluang," kata Putri saat menjadi pembicara di Creativepreneur Corner Special Edition di The Stones Hotel Legian, Kuta, Badung, Bali, Sabtu (23/11/2019).


Inspirasi membuat seminar kewirausahaan bermula dari pengalamannya mencari seminar kewirausahaan tentang dunia kreatif. Saat menawarkan konsepnya itu dia juga pernah diusir saat menawarkan kerja sama sponsor.

"Dulu gue inget banget saat gue masuk ke salah satu brand untuk mencari sponsor, di tengah gue presentasi disuruh keluar, karena katanya I'm wasting their time karena saat itu usia gue 17 tahun. Sekarang setelah creativepreneur udah jalan gue pengen balik ke ruangan itu dan ngomong heh sekarang tuh jangan meremehkan anak muda, anak muda tuh keren-keren banget dan sebenarnya kita yang bisa mengubah Indonesia atau mengubah Indonesia menjadi lebih baik," paparnya.

Dia juga menceritakan tak mudah menjadi anak pebisnis Chairul Tanjung. Kesuksesan ayah kerap menjadi bayang-bayangnya, namun akhirnya diubah menjadi dorongan semangat.

"Dari kecil itu ekspektasinya udah selalu tinggi dan setiap gue melakukan apa-apa semua ngomong pasti karena bapaknya, ah ini dibayarin bapaknya, pasti disangkutin sama bapaknya. Terus di umur 15 tahun ada satu titik self esteem turun, nggak percaya diri karena selalu diomongin bapak-bapak-bapak, habis itu jadi dendam, sedih sendiri terus akhirnya gue merasa oke mungkin saatnya gue harus mengubah dendam ini jadi sesuatu yang baik deh," ujar Putri, yang kini ditunjuk sebagai salah satu staf khusus presiden.

Selanjutnya
Halaman
1 2