Istana: Stafsus Tak Harus Ketemu Jokowi, tapi Kerja 1x24 Jam

Istana: Stafsus Tak Harus Ketemu Jokowi, tapi Kerja 1x24 Jam

Andhika Prasetia - detikNews
Jumat, 22 Nov 2019 22:38 WIB
Foto: Stafsus Jokowi bidang komunikasi Fadjroel Rachman. (Antara Foto)
Foto: Stafsus Jokowi bidang komunikasi Fadjroel Rachman. (Antara Foto)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan para staf khususnya (stafsus) tidak harus bekerja penuh waktu atau full time di lingkungan Istana. Pihak Istana menepis anggapan kinerja stafsus akan setengah-setengah.

"Nggak dong (kerja setengah-setengah). Setiap stafsus itu boleh berikan masukan kepada presiden 1x24 jam, tapi tidak harus ketemu dengan presiden. Jadi kan nggak setengah-setengah, kami bekerja 1x24 jam," kata Stafsus Jokowi bidang komunikasi Fadjroel Rachman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).


Para stafsus Jokowi juga memiliki asisten untuk menunjang pekerjaannya. Meski demikian, mereka tetap mendapat hak keuangan Rp 51 juta/bulan sesuai Perpres.

"Mereka tetep bekerja di sini kan dibantu oleh asisten, jadi setiap hari mereka bisa ada di sini dan stiap hari juga asistennya akan selalu memantau pekerjaannya. Jadi kalau diperlukan, kan Pak Jokowi meminta pendapatnya kan selalu, tidak terus-menerus kan, disesuaikan dengan kapasitas," ujar Fadjroel.


Jokowi sebelumnya mengatakan stafsusnya tidak harus bekerja full time di Istana karena mereka memiliki kesibukan lainnya. Namun Jokowi mempersilakan stafsus memberikan masukan setiap saat walaupun tidak secara tatap muka.

"Tidak full time. Beliau-beliau ini (7 stafsus milenial, red) sudah memiliki kegiatan, memiliki pekerjaan yang bisa mingguan, tidak harus ketemu, tapi minimal 1-2 minggu ketemu tidak harus harian ketemu, tapi masukan setiap jam, setiap menit bisa saja," ujar Jokowi saat memperkenalkan 7 stafsus milenial di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11). (dkp/idh)