Round-Up

Gugatan Siswa Gonzaga Tak Naik Tingkat Berujung Sepakat

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 22 Nov 2019 05:15 WIB
Penggugat dan Tergugat SMA Gonzaga berdamai (Yulida/detikcom)
Penggugat dan Tergugat SMA Gonzaga berdamai (Yulida/detikcom)

Kuasa hukum SMA Gonzaga, Edi Danggur, mengatakan konsep perdamaian akan dibuat oleh pihaknya. "Intinya penggugat mau damai. Disepakati bahwa saya selaku kuasa hukum Gonzaga yang akan membuat konsep perdamaian. Jadi kuasa penggugat maupun Disdik meminta saya sebagai kuasa hukum Gonzaga yang bikin draf perdamaian," kata Edi saat dimintai konfirmasi secara terpisah.

Intinya, pihak Yustina tidak boleh menggugat lagi. Anak Yustina tidak akan dinaikkan ke kelas 12 karena sudah pindah sekolah. Soal evaluasi proses pembelajaran di SMA Gonzaga juga tidak akan direalisasikan, soalnya SMA menjalankan kurikulum yang disetujui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan DKI.



Kamis (21/11) kedua pihak sepakat berdamai. Keduanya sepakat tak mengajukan gugatan lagi di kemudian hari. Perdamaian ini adalah keputusan pengadilan. Hakim juga meminta para pihak membayar biaya perkara secara bersamaan.

"Mengadili menghukum para penggugat, tergugat, dan turut tergugat untuk mentaati isi kesepakatan perdamaian yang telah disepakati tersebut di atas," kata ketua majelis hakim Lenny Wati Mulasimadhi, membacakan putusan, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4