Cerita Koster Habiskan Dana Rp 3 M untuk Saksi Saat Pilgub Bali

Cerita Koster Habiskan Dana Rp 3 M untuk Saksi Saat Pilgub Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 16:21 WIB
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster. (dok Humas Pemprov Bali)
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster. (dok Humas Pemprov Bali)
Denpasar - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti pilkada langsung sarat potensi konflik dan biaya politik tinggi. Gubernur Bali Wayan Koster pun mengamini ada biaya yang dikeluarkan meski dinilainya tak terlalu mahal.

"Tergantung juga, kalau saya nggak mahal. Ada (biaya) untuk saksi kan, tapi gotong royong kalau di PDIP kan gotong royong, kalau partai nggak ada gotong royong kan susah," kata Koster usai jumpa pers di Jaya Sabha, Denpasar, Bali, Kamis (21/11/2019).


Hal itu disampaikan Koster saat ditanya pengalamannya mengikuti pilkada langsung. Koster mengaku ongkos terbesar dikeluarkan untuk membiayai saksi-saksi di TPS.

"Waktu saksi aja saya habis Rp 3 miliar," jawabnya.


Koster juga menceritakan PDIP memiliki kebiasaan gotong royong saat pilkada berlangsung. Masing-masing kader diminta ikut iuran untuk mencukupi kebutuhan pilkada.

"Kayak kemarin itu diwajibin, ada yang Rp 20-50 juta tergantung. DPR RI gedean, DPRD Provinsi gedean, kecilan kabupaten/kota," bebernya.


Tonton juga Maju ke Pilgub Kalsel, Denny Indrayana Incar Dukungan PKB-PAN-PPP :

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2