Sidang Kasus Suap Romahurmuziy

Sepupu Cerita 'Titipan Pesan' Promosi Jabatan Muafaq untuk Rommy

Faiq Hidayat - detikNews
Rabu, 20 Nov 2019 18:29 WIB
Terdakwa perkara suap jual-beli jabatan di Kemenag, Romahurmuziy, dalam persidangan. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Abdul Rochim menceritakan saat dihubungi Muhammad Muafaq Wirahadi yang ingin promosi jabatan eselon III di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Abdul Rochim merupakan sepupu Romahurmuziy alias Rommy.

Hal itu disampaikan Abdul Rochim saat dicecar hakim ketua Fahzal Hendri dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).

"Pernah (dihubungi Muafaq), seingat saya sekitar bulan Juli atau Agustus 2018 via telepon. Ya dia (Muafaq) ngomong ingin promosi eselon III," ucap Abdul Rochim, yang bersaksi dalam sidang.




"Eselon III maksudnya jadi kepala kanwil Kemenag Gresik?" tanya hakim.

"Waktu itu saya nggak tahu maksudnya karena kan eselon III itu banyak, nggak menyebutkan jabatannya yang dimau," jawab Rochim.

Alasan Muafaq telepon, menurut Rochim, karena mengetahui dirinya adalah saudara Rommy. Atas keinginan Muafaq itu, Rochim diharapkan bisa menyampaikan pesan kepada Rommy.

"Ya dia cuma menyampaikan barangkali saya bisa menyampaikan (pesan) ke Pak Rommy atas keinginannya itu," kata Rochim.

Kepada Rochim, hakim bertanya bisa-tidaknya Rommy menempatkan orang untuk menduduki jabatan di lingkungan Kemenag. Rochim menjawab belum pernah mengetahui hal itu.

"Saya belum pernah tahu," kata Rochim.

Pada akhirnya saat acara keluarga di Yogyakarta, Rochim mengaku menyampaikan pesan Muafaq itu kepada Rommy. Pesan tersebut berisi keinginan Muafaq mendapatkan promosi jabatan eselon III.

"Saya sampaikan 'saya punya teman ingin promosi eselon III', Pak Muafaq itu. Terus, beliau nanggepinnya, 'Yowes jalani wae sesuai prosedur,' gitu. Habis itu saya nggak meneruskan lagi," ucap Rochim menirukan Rommy.

Setelah beberapa bulan, Rochim menyebut Rommy bertemu dengan Muafaq. Atas pertemuan itu, Muafaq diminta banyak berdoa.




"Pak Muafaq cerita sama saya, katanya Pak Rommy bilang saya disuruh banyak berdoa saja," kata Rochim menirukan Muafaq yang bertemu Rommy.

Dalam sidang perkara ini, Rommy didakwa menerima uang Rp 325 juta dari Haris untuk membantunya mendapatkan jabatan di Kemenag. Jaksa turut menyebutkan perbuatan Rommy tersebut bersama-sama dengan Lukman sebagai Menag saat itu.

Rommy juga didakwa menerima Rp 91,4 juta dari M Muafaq Wirahadi. Uang tersebut berkaitan dengan proses pengangkatan Muafaq sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.




Tonton juga video Rommy: KPK Hilangkan Peran Khofifah-Kiai Asep di Kasus Jual-Beli Jabatan:

[Gambas:Video 20detik]

(fai/dhn)