detikNews
Rabu 20 November 2019, 12:02 WIB

Eks PM Jepang Temui Wapres Ma'ruf, Singgung Kelanjutan Proyek MRT

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Eks PM Jepang Temui Wapres Maruf, Singgung Kelanjutan Proyek MRT Eks PM Jepang bertemu dengan Wapres Ma'ruf Amin (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom)
Jakarta - Mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda bertemu dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk membahas hubungan bilateral antara Jepang dan Indonesia. Yasuo mengatakan ada pembicaraan mengenai kereta cepat Jakarta-Surabaya dan MRT.

"Kami berdiskusi tentang perkembangan dan pembangunan Indonesia, khususnya dengan kerja sama proyek dan kerja sama dalam pembangunan SDM. Diskusi kami sangat membangun dan pembangunan MRT kerja sama kedua negara. MRT telah diselesaikan pada beberapa bulan yang lalu. Kami akan berusaha untuk pembangunan kereta api juga," kata Fukuda di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).

Fukuda, yang juga mewakili Japan-Indonesia Association (Japinda), mengaku tidak ada kesepakatan khusus yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Dia menyebut diskusi dengan Ma'ruf Amin membahas tema-tema yang umum.

"Hari ini saya datang ke Indonesia untuk berdiskusi untuk meningkatkan hubungan bilateral Jepang dan Indonesia secara keseluruhan. Jadi tidak ada kesepakatan spesifik ataupun transaksi tertentu. Hal seperti ini tidak ada," tuturnya.




Sementara itu, turut mendampingi Ma'ruf Amin dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Budi Karya mengatakan Jepang mendukung pembangunan MRT tahap II dan tahap III, yang sebentar lagi akan dilakukan.

"Jepang begitu serius membantu kita bersama-sama membangun transportasi massal, dan kegiatan kereta api lainnya. MRT adalah salah satu kebanggaan kita, dan ini akan dilanjutkan. Tahun depan kita akan membangun HI sampai Ancol," jelasnya.

Budi Karya mengatakan target MRT Bundaran HI-Ancol selesai pada 2025. Sementara itu, rute MRT Balaraja-Cikarang ditargetkan selesai 2026.

"Yang sudah kita bisa kalkulasi yang dari HI-Ancol kita harapkan 2024-2025 selesai. Yang dari Balaraja ke Cikarang itu kira-kira selesai 2026. Sama seperti Jakarta-Surabaya. Karena banyak tanah yang harus dibebaskan, tentunya membutuhkan waktu untuk menyelesaikan," jelasnya.
(fdu/dhn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com