Round-Up

Duo Prabowo Dikritik PKS Soal Kebijakan Kementerian

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 20:33 WIB
Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo (Andhika Prasetia/detikcom)
Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo (Andhika Prasetia/detikcom)

Edhy Prabowo Dikritik soal Setop Penenggelaman Kapal

Anggota Komisi IV DPR F-PKS Andi Akmal Pasludin mengkritik kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang menyetop kebijakan penenggelaman kapal, seperti di era Susi Pudjiastuti. Kebijakan Edhy itu dinilai sebagai langkah mundur.

"Saya berpendapat bahwa penenggelaman kapal pencuri ikan merupakan langkah penindakan hukum yang harus dilanjutkan oleh Menteri KKP baru Pak Edhy Prabowo, sehingga saya memandang merupakan langkah mundur bila hal ini dihentikan," kata Andi kepada wartawan, Selasa (19/11).

Edhy Prabowo dan Susi Pudjiastuti / Edhy Prabowo dan Susi Pudjiastuti (Agung Pambudhy/detikcom)


Menurut Andi, penindakan dengan penenggelaman kapal itu bisa membuat nyali para pencuri ikan ciut. Andi menyebut nelayan pun diuntungkan karena ketersediaan ikan melimpah.

"Karena terbukti selama ini penindakan tersebut cukup membuat pencuri ikan di perairan kita menjadi ciut nyalinya dan ini menguntungkan nelayan kita. Terbukti melimpahnya sekarang ikan di perairan kita," ujarnya.



Di sisi lain, langkah Edhy dibela oleh rekan separtainya, yaitu Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. Dasco menilai yang terpenting bukan soal penenggelaman kapal, melainkan semangat melawan nelayan asing.

"Yang paling penting bagi saya bukan soal tidak menenggelamkan kapal. Karena kalau menurut Edhy Prabowo, soal kapal tidak ditenggelamkan itu akan diberikan kepada nelayan supaya nelayan bisa tersenyum," kata Dasco di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11).

"Masalah yang penting bagi saya adalah bahwa kebijakan Pak Edhy Prabowo itu tidak bergeser dengan kebijakan Bu Susi, yaitu tidak memperbolehkan nelayan asing masuk ke wilayah NKRI," sambungnya.
Halaman

(imk/gbr)