Fahri Beri Saran ke Sukmawati: Jangan Terlalu Kiri dan Merah

Fahri Beri Saran ke Sukmawati: Jangan Terlalu Kiri dan Merah

Mochamad Zhacky - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 17:36 WIB
Fahri Hamzah. (Lamhot Aritonang/detikcom)
Fahri Hamzah. (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyarankan agar Sukmawati Soekarnoputri tidak terlalu ke 'kiri'. Fahri mengatakan saran tersebut diberikan supaya Sukmawati yang dipolisikan atas tuduhan penistaan agama itu lebih memahami tentang Islam.

Fahri awalnya menceritakan tentang sosok kakek Sukmawati, Hasan Din. Hasan Din adalah ayah Fatmawati, istri Presiden RI ke-1 Sukarno.

"Putra-putri Bung Karno itu agak mendekat ke kultur Sumatera, saya bilang begitu. Karena kan kakeknya Ibu Rahma, Ibu Mega, Ibu Sukma itu kan namanya Datuk Hasan Din. Ini adalah tokoh agama dan tokoh Muhammadiyah Sumatera Barat, yang kemudian tinggal di Bengkulu. Tinggal di Bengkulu dan kemudian, waktu Bung Karno ke sana, beliau (Hasan Din) adalah konsul Muhammadiyah di Sumatera," kata Fahri di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Fahri menilai keluarga Sukmawati memiliki latar belakang yang memahami Islam. Dia menyebut, selain Hasan Din sebagai tokoh Muhammadiyah, Sukarno pernah menjadi guru di konsul Muhammadiyah Sumatera.

"Ditugaskanlah Bung Karno menjadi guru di situ (konsul Muhammadiyah Sumatera). Di situlah dia ketemu dengan Ibu Fatma, lalu kemudian menikah. Keluarlah anak-anaknya itu. Jadi, akarnya ini kan akar Islam, begitu," sebut Fahri.


Sukmawati diketahui menjadi kontroversi karena membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno. Fahri pun tidak sependapat dengan apa yang disampaikan Sukmawati.

"Karena yang disebut Ibu Sukma itu agak jauh itu. Bagaimana membandingkan utusan Tuhan dengan politisi dan negarawan biasa? Kan nggak bisa dibandingkan," jelasnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2