Round-Up

Babak Baru Kasus Penabrakan Pengguna Skuter Listrik

Samsuduha Wildansyah - detikNews
Selasa, 19 Nov 2019 07:15 WIB
Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

"Bukan dilepas, ya, tapi setelah kita BAP dan kita tetapkan sebagai tersangka, penyidik menilai bahwa tidak perlu dilakukan penahanan dikarenakan penyidik menilai bahwa tersangka kooperatif," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

"Pertama, tidak akan melarikan diri, yang kedua tidak akan menghilangkan barbuk. Jadi itu pertimbangan dari penyidik sehingga, saya garis bawahi bahwa tidak dilakukan penahanannya itu dikarenakan penyidik punya pertimbangan-pertimbangan yang tadi saya sampaikan," sambung Fari.

Meski tidak ditahan, DH dikenai wajib lapor. DH diwajibkan lapor diri setiap Senin dan Kamis.

"Kalau tidak dilakukan penahanan, itu tetap dilakukan wajib lapor seminggu dua kali," imbuh Fahri.

Kecelakaan itu terjadi pada Minggu (10/11) sekitar pukul 03.45 WIB di sekitar fX Sudirman, Jakarta. Sebuah mobil Camry yang dikendarai DH menabrak dua pengendara skuter listrik hingga tewas.

Polisi menyebut DH positif meminum alkohol. Polisi menyampaikan DH juga sempat berhenti untuk melihat korban seusai kecelakaan itu terjadi, namun hal ini dibantah korban selamat.

Halaman

(mea/mea)