Warga Masih Bertahan, Satpol PP Datangi Lagi Lokasi Penggusuran di Sunter

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 15:09 WIB
Foto: Warga bertahan di lokasi penggusuran Sunter (Farih/detikcom)
Foto: Warga bertahan di lokasi penggusuran Sunter (Farih/detikcom)
Jakarta - Puluhan warga yang digusur di Sunter, Jakarta Utara masih bertahan di dekat tempat tinggalnya. Siang ini, Satpol PP kembali mendatangi lokasi penggusuran.

Pantauan detikcom, Satpol PP mendatangi warga di Jl Agung Perkasa VIII, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/11/2019) sekitar pukul 14.25 WIB. Warga sendiri masih bertahan di lokasi dengan mendirikan gubuk dari tripleks hingga terpal bekas.



Warga yang mengira para petugas itu hendak menertibkan gubuk yang didirikan warga langsung menghadang. "Ini manusia pak, cucu saya lagi sakit tuh tidur masa mau digusur juga," teriak nenek bernama Sumiati di lokasi.

"Iya, sudah.. sudah.. yang lagi tidur silakan tidur," jawab salah satu petugas.

Warga Masih Bertahan, Satpol PP Datangi Lagi Lokasi Penggusuran di SunterFoto: Warga bertahan di lokasi penggusuran Sunter (Farih/detikcom)


Warga lain juga datang menghadang para petugas. "Astagfirullah.. Kita mau tinggal di mana kalau ini digusur lagi?" ucap warga lain.

Beberapa petugas Satpol PP tampak menenangkan warga yang emosi. Mereka lalu sempat menarik diri dari kerumunan warga.


Sebelumnya diberitakan, Pemkot Jakut menegaskan sudah ada sosialisasi ke warga sebelum penggusuran pada Kamis (14/11) yang lalu dan rusun juga disediakan. Warga diklaim telah bersedia pindah namun Pemkot menyebut ada provokasi dari warga yang menyewakan lahan secara ilegal.

Warga Masih Bertahan, Satpol PP Datangi Lagi Lokasi Penggusuran di SunterFoto: Warga Sunter masih bertahan di lokasi penggusuran (Farih/detikcom)


Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, menuturkan penataan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran dan jalan. Sebelumnya, lokasi itu diduduki sejumlah pemilik usaha barang bekas yan mendirikan bangunan di atas saluran.

"Dampaknya, saluran tidak terkoneksi karena tertutup bangunan. Selama ini kawasan Sunter seperti di Gaya Motor, Agung Karya dan Sunter Utara kerap tergenang," katanya.



Tonton juga video Anies Singgung Era Sebelumnya, Djarot: ITF Sunter Zaman Ahok-Saya:

[Gambas:Video 20detik]



(fas/imk)