detikNews
Sabtu 16 November 2019, 16:53 WIB

Jual Beli Senjata Api Rakitan, Yakuza Ditangkap Saat Akan Transaksi

Raja Adil Siregar - detikNews
Jual Beli Senjata Api Rakitan, Yakuza Ditangkap Saat Akan Transaksi Pelaku saat diamankan di Subdit 3 Jatanras. (Foto: dok. Istimewa)
Palembang - Polisi menembak seorang pria di daerah Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan, Yakuza (35). Dia ditembak karena melawan ketika akan ditangkap dalam kasus jual-beli senjata api rakitan.

"Pelaku Yakuza ini kami tangkap terkait kepemilikan senjata api rakitan. Bahkan saat ditangkap pelaku melawan," kata Katim I Subdit Jatanras Polda Sumatera Selatan Aiptu Heri Kusuma Jaya, Sabtu (16/11/2019).

Yakuza, imbuh Heri, ditangkap tak jauh dari lapangan golf Pertamina daerah Pali. Penangkapan itu dipimpin Kanit I Kompol Antoni Adhi.


"Pelaku ditangkap dalam Operasi Senpi (Senjata Api) Musi 2019. Saat (pelaku) ditangkap, senjata api ini ada di pinggang dan akan dijual. Dia ini residivis kasus curanmor," kata Heri.

Dalam penangkapan itu, turut diamankan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver dan tiga butir peluru aktif.

"Senjata api jenis revolver gagang kayu warna cokelat. Ada juga peluru aktif tiga butir yang rencana dijual paketan. Kami masih dalami apakah pernah digunakan untuk kejahatan atau tidak," kata Heri.


Sementara itu, saat ditemui di Subdit Jatanras, Yakuza mengaku senjata itu rencana dijual Rp 3 juta. Namun, senjata belum terjual, dia ditangkap.

"Senjata ini dapat dari teman, ada orang mau beli Rp 3 juta dan tiga butir pelurunya. Yang mau beli teman juga bandar togel, baru dikasih uang muka Rp 500 ribu ini," kata Yakuza.

Atas perbuatannya, pelaku kini terancam Pasal 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api. Yakuza terancam hukuman penjara 15 tahun.



Simak juga video "Turunnya Hujan dan Harapan Warga Palembang Terbebas Asap" :

[Gambas:Video 20detik]


(ras/aan)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com