BNPB Ungkap Data Unik Gempa di Malut 2014-2019: Magnitudo dan Tanggal Sama

BNPB Ungkap Data Unik Gempa di Malut 2014-2019: Magnitudo dan Tanggal Sama

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 17:27 WIB
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Agus Wibowo (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Agus Wibowo (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - BNPB mengungkap sejumlah data unik terkait gempa magnitudo (M) 7,1 di Maluku Utara (Malut). BNPB menyebut gempa dengan kekuatan yang sama pernah terjadi pada 2014, juga dengan tanggal yang sama.

"Yang unik fenomena gempa besar ini terjadi pada tanggal yang sama, yaitu 15 November 2014. Gempa jelang dini hari (00.17 Wita, 15/11/2019) tadi merupakan gempa dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (15/11/2019).
Agus mengatakan, berdasarkan data yang diterimanya, gempa M 7,1 pada 2014 itu terjadi sekitar 50 km dari pusat gempa Malut dini hari tadi. Namun, kekuatan guncangannya sama.

"Menurut catatan BMKG, gempa tersebut terjadi hanya 50 km dari kejadian gempa dengan kekuatan yang sama dan mekanisme sama pada 2014," kata dia.
Screenshot data BNPBScreenshot data BNPB


Agus menyebut titik gempa tersebut ada di antara dua sesar yang aktif, yaitu sesar Sangihe dan sesar Halmahera. Pergerakan kedua lempeng tersebut mengakibatkan terjadinya gempa.

"Jadi di lokasi gempa tadi memang sesar yang aktif. Ada dua sesar, satu sesar Sangihe dekat dengan Sulawesi dan sesar Halmahera dekat dengan Maluku Utura. Jadi memang sesar yang aktif banyak sekali gempa yang terjadi di situ," ujarnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2