Wakapolda Sulsel Minta Pemkab Berani Lapor Bila Ada Kapolres Minta Proyek

Wakapolda Sulsel Minta Pemkab Berani Lapor Bila Ada Kapolres Minta Proyek

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 16:30 WIB
Wakapolda Sulsel Minta Pemkab Berani Lapor Bila Ada Kapolres Minta Proyek
Wakapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Brigjen Adnas /Foto: Noval Dhwinuari Antony-detikcom
Makassar - Wakapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Brigjen Adnas mengaku mendengar isu kapolres diduga meminta jatah proyek ke pemerintah daerah. Adnas meminta para kepala daerah di Sulsel untuk terbuka kepadanya.

"Kami sudah diperintahkan oleh Bapak Kapolri kemarin, akan mendukung sepenuhnya program-program pembangunan di seluruh kabupaten, terutama isu-isu yang sampai di dengar saya juga, bahwa masing-masing kapolres meminta proyek di kabupaten dan kota," kata Adnas dalam sambutannya di pertemuan High Level Meeting Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (15/11/2019).

Adnas menyebut masalah tersebut serius untuk segera diatasi. Hal ini merupakan bentuk dukungan Polda Sulsel dalam program pembangunan di kabupaten/kota di Sulsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harapannya para bupati dan wali kota kita lebih memfokuskan program pembangunan kepada kesejahteraan masyarakat, bukan kesejahteraan pribadi, kelompok, atau orang terdekat, atau keluarga. Dari program penyedediaan dan belanja modal yang ada di kabupaten/kota," ujarnya.




Adnas pun meminta para kepala daerah hingga kepala dinas untuk terbuka jika ada oknum kapolres yang meminta jatah proyek.

"Kalau ada kapolres yang minta-minta proyek kepada Pak Bupati atau rekan-rekan kepala dinas PU, Pendidikan, Kesehatan (agar terbuka). Masalahnya adalah bupati dan wali kota ini berani atau tidak terbuka ke saya. Kalau berani terbuka berarti semuanya sama-sama jujur, sama-sama bersih," kata dia.


Simak juga video "Mahasiswa Pemasang Kamera di Toilet Dikeluarkan dari UIN Makassar" :

[Gambas:Video 20detik]

(nvl/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini