detikNews
2019/11/15 10:51:30 WIB

Jejak Korupsi Kokos yang Korup Rp 477 Miliar

Rivki - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jejak Korupsi Kokos yang Korup Rp 477 Miliar Foto: Kokos Jiang memakai baju putih (dok ist)
Jakarta - Kokos Jiang alias Kokos Leo Lim menyerahkan uang hasil korupsi Rp 477 miliar ke Kejaksaan Agung (Kejagung) siang ini. Kokos sempat divonis bebas di tingkat pertama hingga akhirnya dihukum 4 tahun penjara di tingkat kasasi dan wajib mengembalikan uang yang dikorupsinya.

Berikut perjalanan kasus warga Jalan Imam Bonjol Nomor 68, Menteng, Jakarta Pusat itu sebagaimana dirangkum detikcom, Jumat (15/11/2019):

15 Agustus 1960
Kokos dilahirkan di Medan.
Kokos mendirikan PT Tansri Madjid Energi (PT TME) dan dirinya menjadi Dirut.

2011
PLN mencari batubara. Kokos kemudian menawarkan cadangan batubara di Muaraenim Sumsel.

Tapi dalam penawaran itu, Kokos mengatur sedemikian rupa agar operasi pengusahaan penambangan batubara agar jatuh kepadanya. Kokos melakukan serangkaian perbuatan yaitu tidak melakukan desk study dan kajian teknis, melakukan pengikatan kerja sama jual-beli batu bara yang masih berupa cadangan serta membuat kerja sama tidak sesuai spesifikasi batu bara yang ditawarkan.
Jejak Korupsi Kokos yang Korup Rp 477 MiliarFoto: Kokos Jiang (dok ist)

Alhasil, uang negara mengucur ke rekening Kokos sebesar Rp 477 miliar. Belakangan batubara yang dijanjikan tidak sesuai. Negara pun rugi.

Awal 2018
Warga melakukan demo di Muaraenim agar kasus Kokos diusut tuntas.

16 Januari 2019
Kokos menjalani sidang perdana di PN Jakpus.

"Perkara atas nama terpidana Kokos Jiang alias Kokos Leo Lim diawali proses penyidikannya oleh tim Penyidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dengan surat perintah penyidikan nomor : 241/O.1/Fd. 1/02/2018 tanggal 2 Februari 2018, yang selanjutnya perkara dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi dengan surat pelimpahan perkara Acara Pemeriksaan Biasa nomor B-03/APB/SEL/Ft .1/01/2019 tanggal 16 Januari 2019," kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Nirwan Nawawi.

22 Mei 2019
Jaksa menuntut:

Menyatakan terdakwa Kokos telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana (dakwaan subsidiair).

Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Kokos selama 4 tahun dikurangi selama Terdakwa berada dalam tahanan, dengan perintah supaya Terdakwa tetap ditahan di Rumah Tahanan Negara.

Menjatuhkan pidana denda sebesar Rp 1miliar subdisair 6 bulan.

Menyatakan terdakwa Kokos membayar uang pengganti sebesar Rp 477 miliar.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com