Polisi Dalami Ajaran yang Minta Bayaran Rp 300 Ribu untuk Temui Tuhan

Polisi Dalami Ajaran yang Minta Bayaran Rp 300 Ribu untuk Temui Tuhan

Abdy Febriady - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 20:14 WIB
Foto: Kakanwil Kemenag Sulbar, Syamsuhri (Abdy-detikcom)
Foto: Kakanwil Kemenag Sulbar, Syamsuhri (Abdy-detikcom)
Mamuju - Pihak kepolisian akan berkoordinasi terkait ajaran atau aliran di Mamuju yang meminta bayaran Rp 700 ribu. Polisi menggandeng kejaksaan hingga Kementerian Agama untuk mengusut dugaan aliran yang dianggap tersebut.

Polda Sulbar AKBP Mashura, saat dikonfirmasi mengaku pihaknya akan koordinasi dengan Tim Pengawasan Terhadap Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) bentukan kejaksaan.

"Insyaallah dalam waktu dekat rapat koordinasi dengan tim Pakem setelah itu kita prescon," jelas Mashura melalui pesan pendek kepada wartawan, Kamis (14/11/2019).



Direktur Intelkam Polda Sulbar Kombes Hery Susanto, mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendalaman. Menurut Hery, tim sudah menemui warga Desa Karampuang yang mengaku mengenal R.

"Kalau dari informasi yang kita temui iya, tapi apa bayarnya sama atau variasi kita belum sampai ke sana. Kita sudah ambil tindakan masyarakat komunikasi ke pemilik rumah tapi katanya pulang. MUI mengefektifkan penyuluhan," ujar Hery saat dihubungi terpisah.

Selanjutnya
Halaman
1 2