detikNews
2019/11/14 19:29:28 WIB

Cegah Kecelakaan, Menhub Minta Pemprov DKI Buat Regulasi Skuter Listrik

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Halaman 1 dari 1
Cegah Kecelakaan, Menhub Minta Pemprov DKI Buat Regulasi Skuter Listrik Ilustrasi Penggunaan Skuter Listrik (Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan enggan mengeluarkan larangan penggunaan skuter listrik. Budi mengatakan akan mendiskusikan perihal pembatasan area penggunaan skuter listrik.

"Kita akan diskusikan dulu dengan DKI, terbatas saja di tempat hiburan atau di mana gitu," kata Budi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Budi pun enggan menyalahkan pihak manapun terkait kecelakaan yang menewaskan dua orang pengguna skuter listrik tersebut. Dia meminta Pemprov DKI Jakarta merancang regulasi soal skuter listrik.


"Dua-duanya (pihak aplikator dan masyarakat lalai), jadi makanya kita nggak mau gegabah menyalahkan siapa-siapa, kita petakan dulu. Tapi, sebelum itu terstruktur, DKI membuat aturan. Kita meminta DKI yang membuat aturan," tuturnya.

Untuk sementara, Budi mengatakan pihaknya pun telah mengeluarkan imbauan terkait penggunaan skuter listrik. Namun Budi tak merinci apa imbauan tersebut. Hal itu dilakukan sembari menunggu Pemprov DKI merancang aturan terkait alat transportasi itu.

"Sementara imbauan dulu, bukan formal untuk menghindari kecelakaan nanti biar DKI yang membuat peraturannya," kata Budi.


Sebelumnya, Kemenhub telah memberikan masukan ke Pemprov DKI terkait regulasi skuter listrik (e-scooter) yang saat ini masih digodok. Kemenhub memberikan masukan agar ada pembatasan usia pengguna skuter listrik. Termasuk aturan mengenai spesifikasi skuter listrik itu sendiri.

"Ada yang akan diatur di sana menyangkut masalah batas usia penggunanya, kemudian jenis, nama pergubnya adalah tentang perorangan, jadi peraturan gubernur untuk perorangan," ujar Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi.

Budi juga menyampaikan saran untuk ada aturan mengenai pembatasan wilayah yang bisa dilalui skuter listrik. Budi menyarankan agar skuter listrik hanya bisa melintas di jalur sepeda.

"Tidak boleh di trotoar dan tidak boleh juga di JPO," sebutnya.


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri menyatakan segera mengatur penggunaan skuter listrik di jalanan. Aturan ditargetkan diteken Gubernur DKI Anies Baswedan akhir bulan ini.

Aturan tersebut, menurut Syafrin, sebetulnya sudah diantisipasi sejak peralatan tersebut mulai beroperasi. Namun pihaknya masih ingin melakukan kajian sehingga aturan yang ada menjadi komprehensif.

"Desember ini kami selesaikan. Jadi minggu ini kami finalisasi, kemudian minggu depan kami verbalkan, kami berharap akhir November sudah ditandatangani Pak Gubernur," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo kepada wartawan, Rabu (13/11).
(mae/jbr)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com