detikNews
2019/11/14 17:05:21 WIB

Jadi Saksi Suap Antar-BUMN, Eks Dirut Inti Ungkap Arahan Rini untuk Sinergi

Faiq Hidayat - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jadi Saksi Suap Antar-BUMN, Eks Dirut Inti Ungkap Arahan Rini untuk Sinergi Sidang kasus dugaan suap antar-BUMN. (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Mantan Direktur Utama PT Inti, Darman Mappangara, menceritakan awal mula bisa mendapatkan proyek pengadaan semi-baggage handling system (BHS) di PT Angkasa Pura II. Dia mengawali keterangannya dengan cerita soal rapat rutin bareng Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN saat itu.

"Jadi awal mula kami sering dikumpulkan oleh Bu Rini. Direksi tuh sekitar 3 atau 2 bulan sekali kumpul dan diminta semua Dirut diperintah untuk melakukan sinergi BUMN," kata Darman yang bersaksi saat persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta, Kamis (14/11/2019).


Pada 2017, Darman mengatakan bertemu dengan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dengan menawarkan sinergi BUMN. Tapi Darman menolak tawaran itu karena kondisi PT Inti sedang bermasalah.

"Di tahun 2017, Pak Awaluddin sudah menawarkan ayo kita sinergi, beliau bilang, 'Man, masa gue sebagai Dirut AP II kita nggak ada sinergi? Kan Bu Rini sudah minta sinergi', saya bilang 'Pak, 2017 jangan dulu, karena saya masih sibuk memperbaiki kondisi PT Inti'," kata Darman saat menirukan ucapan Awaluddin.

Pada 2018, Darman mengaku kembali dikumpulkan Rini dengan para direksi BUMN. Dalam kesempatan itu, Darman ditawari lagi oleh Awaluddin untuk sinergi BUMN.

"Tahun 2018 kami kembali dikumpulkan Bu Rini. Terus Pak Awal tanya lagi, 'Sekarang bisa belum kita sinergi?' 'Siap Pak', kata beliau 'Kamu ketemu Pak Andra saja karena kamu kan udah kenal dekat kan Pak Andra?' 'Sudah Pak'," ucap Darman saat bertemu dengan Awaluddin.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com