Bantah Polisi, Saksi Sebut Penabrak Grabwheels Tak Turun dari Mobil

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 11:15 WIB
Foto: Ilustrasi kecelakaan skuter listrik (Luthfy Syahban/detikcom)
Foto: Ilustrasi kecelakaan skuter listrik (Luthfy Syahban/detikcom)
Jakarta - Polisi menyebut kasus mobil tabrak pengguna skuter listrik GrabWheels di Senayan bukan tabrak lari karena penabrak sempat turun dari mobil. Tapi, teman korban yang ada di lokasi saat kejadian menepis hal itu.

Korban tewas dalam kejadian ini adalah Ammar dan Wisnu. Pada saat kejadian, korban menggunakan GrabWheels bersama 4 teman lainnya. Mereka juga menyaksikan kejadian itu. Salah satu saksi mata, Fajar, menyebut penabrak tidak turun dari mobil.

"Pelaku sama sekali nggak turun dan nggak berhenti buat nolongin korban," kata Fajar lewat pesan singkat, Kamis (14/11/2019).



Dia pun kembali memberi penegasannya. "Sama sekali nggak turun," sambung Fajar.

Sebelumnya diberitakan, pelaku yang berinsial DH telah ditetapkan menjadi tersangka. Dia terpengaruh alkohol saat mengendarai mobil.

"Tersangka itu sempat turun sempat lihat dari korban, termasuk juga penumpang sebelahnya sempat turun dan memanggil ambulans dan minta tolong kepada satpam. Jadi memang kita ketahui bahwa bukan tabrak lari. Sekali lagi saya garisbawahi bukan tabrak lari, karena si pengemudi sempat turun. Cuma karena shock dia kembali ke mobil," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

(imk/fjp)