Komisi I Sebut Saudi Cekal Habib Rizieq, Pengacara: Itu Atas Permintaan RI

Komisi I Sebut Saudi Cekal Habib Rizieq, Pengacara: Itu Atas Permintaan RI

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 05:49 WIB
Habib Rizieq Syihab. (Foto: Agung Pambudhy)
Habib Rizieq Syihab. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Komisi I DPR yang membidangi isu hubungan luar negeri mengaku menerima informasi Habib Rizieq dicekal pemerintah Arab Saudi terkait visa. Pihak pengacara Habib Rizieq meyakini sebaliknya.

"Saya pikir ini memang sengaja atau tidak sengaja saling lempar tanggung jawab. Tetapi secara faktual saya meyakini bahwa itu atas permintaan pemerintah Indonesia. Itu yang pertama. Yang kedua, hal yang mendukung saat Habib Rizieq ada persoalan keimigrasian, yang ditanya adalah persoalan di Indonesia, bukan di Arab Saudi," kata Pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo, saat dihubungi, Rabu (13/11/2019).


Sugito tetap meyakini bahwa pemerintah Indonesia yang meminta Saudi untuk mencegah kepulangan Habib Rizieq ke Tanah Air. Habib Rizieq sejauh ini masih berada di Arab Saudi.

"Habib Rizieq itu kan dicekal sudah cukup lama. Terus kemarin kami juga melampirkan siapa yang mencekal, itu kan penyidik umum intelijen Saudi dengan alasan keamanan. Kalau menyangkut keamanan Arab Saudi, saya pikir nggak tepatlah, ini (Habib Rizieq) kan warga negara asing (di Arab Saudi). Ngapain dicekal di Arab Saudi? Harusnya dideportasi saja," kata Sugito.


Sebelumnya Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mendapat informasi bahwa Saudi yang mencekal Habib Rizieq terkait visa. Namun, Meutya tidak menyebutkan dari mana informasi tersebut diterima. Dia juga mengatakan Komisi I tak akan melakukan investigasi karena bukan kewenangan mereka.

"Informasi yang kita terima, kan ini pencekalannya dari pihak Arab Saudi terkait dengan bebas visa yang dilampaui," kata Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11).
Selanjutnya
Halaman
1 2