detikNews
Rabu 13 November 2019, 10:53 WIB

Alasan Dishub DKI Larang Skuter Listrik Digunakan Saat CFD

Arief Ikhsanudin - detikNews
Alasan Dishub DKI Larang Skuter Listrik Digunakan Saat CFD Foto: Skuter listrik rusak JPO (Instagram Dinas Bina Marga DKI)
Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melarang penggunaan skuter listrik di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD). Skuter listrik dianggap masih menggunakan motor sehingga tak bisa disesuaikan dengan sepeda.

"Namanya Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Skuter itu kan menggunakan motor listrik," ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, kepada detikcom, Rabu (13/11/2019).



Syafrin pun mengaku sedang membuat peraturan tentang pengunaan skuter listrik. Akan ada beberapa pembatasan yang dilakukan oleh Pemprov DKI.

"Ada beberapa kajian teknis yang akan kita atur, contoh usia (pengguna) berapa tahun. Masih disusun, nanti setelah selesai kita sampaikan," ucap Syafrin.

Diketahui, Pemprov DKI mengambil sikap setelah skuter listrik ramai dipakai di jalan protokol Jakarta. Kini, skuter listrik dilarang beroperasi di JPO, trotoar, ataupun saat car free day (CFD).



Dishub DKI telah bertemu dengan pihak Grab selaku operator skuter listrik GrabWheels yang disewakan di sekitar Jalan Sudirman, Senin (11/11). Itu karena banyak pengguna skuter listrik terekam CCTV sedang melintas di JPO Sudirman.

"Kemarin siang kami sudah membahas hal ini dengan Grab, mereka akan pasang alat di JPO yang berfungsi menonaktifkan e-scooter saat di JPO," kata Kadishub DKI Syafrin Liputo saat dimintai konfirmasi, Selasa (12/11).

"Kami juga sudah sampaikan bahwa e-scooter dilarang beroperasi di area HBKB (Hari Bebas Kendaraan Bermotor-CFD), trotoar dan JPO," tegas Syafrin.




Tonton juga video Begini Cara Pakai Skuter Listrik GrabWheels:

[Gambas:Video 20detik]




(aik/imk)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com