Sebelum Jakarta, Singapura-Paris Lebih Dahulu Atur Ketat Skuter Listrik

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 13 Nov 2019 07:18 WIB
Foto: Skuter listrik (DW News)
Foto: Skuter listrik (DW News)

1. Singapura

Singapura adalah salah satu negara yang saja membuat aturan ketat soal penggunaan skuter listrik. Sebagaimana dilansir dari DW, skuter listrik dilarang beroperasi di trotoar dan jalan-jalan utama Singapura. Aturan ini ditetapkan oleh Otoritas Transportasi Darat Singapura.

Skuter listrik ini hanya dapat dikendarai pada jalur sepeda dan jaringan rute yang menghubungkan taman-taman. Pelarangan ini dilakukan karena keberadaan skuter listrik dianggap mengancam keselamatan pejalan kaki di Singapura.


Hingga akhir tahun 2019, orang-orang yang kedapatan mengendarai skuter listrik di trotoar masih hanya diberi peringatan. Namun mulai 1 Januari 2020 para pelanggar akan menghadapi hukuman penjara hingga dua bulan dan denda maksimum sebesar 2.000 dolar Singapura (sekitar Rp 20 juta).

2. Perancis

Skuter listrik juga diatur ketat pengoperasiannya di Perancis. Skuter listrik hanya boleh beroperasi di jalur sepeda saja.

Sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa (11/6/2019), aturan ini diberlakukan karena berdasarkan catatan di kota Paris, kecelakaan yang melibatkan skuter listrik sudah kerap terjadi. Penyebabnya banyak pengguna skuter listrik menggunakan jalur mobil saat berkendara.


Walikota Paris Anne Hidalgo sudah memberlakukan aturan ini sejak 1 Juli 2019 lalu. Skuter listrik itu juga dilarang parkir di trotoar dan kecepatan maksimum mereka akan dibatasi hingga 20 kilometer per jam.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3