detikNews
Selasa 12 November 2019, 22:39 WIB

Kemenhub Teken MoU Penyediaan Infrastruktur Terminal Merak

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kemenhub Teken MoU Penyediaan Infrastruktur Terminal Merak Foto: Dok. Kemenhub
Jakarta - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi dan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama penyediaan infrastruktur terminal penumpang tipe A terpadu di Merak.

Budi menyampaikan penandatangan ini dilakukan untuk mengoptimalkan Barang Milik Negara (BMN) dalam mengurangi pembiayaan pembangunan infrastruktur melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Banyak anggaran kami yang dialokasikan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, di antaranya adalah pembangunan terminal dan dermaga. Dengan kondisi kekurangan anggaran kami dalam 1 tahun ini menjajaki kerja sama sewa ini dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)," kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (12/11/2019).


Budi mengucapkan rasa syukurnya karena kerja sama ini pertama kali terlaksana di lingkup Ditjen Perhubungan Darat. Ia berharap ke depan agar dermaga, terminal hingga stasiun dapat terkoneksi dengan baik.

"Yang terjadi hari ini adalah stepping stone untuk usaha kita selanjutnya. Kita akan menyaksikan berikutnya dalam simpul transportasi yang ada di Merak ini berkonsep Transit Oriented Development (TOD) serta ke depannya dapat terkoneksi antara dermaga, terminal, hingga kelak dengan stasiun," terangnya.

Pelaksanaan perjanjian sewa BMN saat ini dilaksanakan pada Terminal Terpadu Merak dengan total luas tanah sebesar 5.286 m2 dan bangunan sebesar 5.130 m2 yang akan dimanfaatkan sebagai kantor dan fasilitas komersial oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dengan tarif sewa sekitar Rp 12,5 miliar selama jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dan total investasi pembangunan sebesar Rp 9,8 miliar.

"Tujuan kerja sama ini dilakukan dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan BMN, meningkatkan fasilitas infrastruktur untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi terminal, serta menghindari penyalahgunaan pemanfaatan terminal dan dapat meningkatkan pemasukan kepada negara melalui Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP)," tuturnya.


"Terima kasih kepada PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang dari awal sudah gigih meski ada persoalan sudah bisa diselesaikan. Ini bukti kalau kita kerja keras, kerja cepat, namun fokus pada tujuan, yaitu kembali kepada pelayanan untuk masyarakat dan ini bukti kehadiran pemerintah," jelasnya.

Sementara itu, Ira Puspadewi menilai kerja sama ini merupakan sebuah hal bersejarah yang sudah lama dinantikan. "Akhirnya kita lakukan kerja sama ini. Semua ini untuk meningkatkan pelayanan di Indonesia melalui pelayanan masing-masing, baik ASDP maupun Kemenhub," ujarnya.

Ira menilai bahwa dengan kerja sama berupa sewa ini akan meningkatkan benefit sosial dan ekonomi. "Seharusnya nilai manfaatnya lebih besar dan pelayanan harus jadi lebih baik. Seluruh transformasi di Kemenhub maupun ASDP harus dirasakan konsumen lebih baik," pungkasnya.
(prf/ega)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com