detikNews
2019/11/11 16:02:41 WIB

Setara: Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi di Jabar, Kedua DKI

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Halaman 1 dari 2
Setara: Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi di Jabar, Kedua DKI Setara Institute menggelar seminar kebebasan beragama di Ashley Hotel, Jakpus. (Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Setara Institute merilis kondisi kebebasan beragama di Indonesia selama 12 tahun terakhir. Setara menyebut pelanggaran terhadap kebebasan beragama tertinggi berada di Jawa Barat (Jabar) dan Kepolisian dalam ruang lingkup penyelenggara negara.

"Hingga detik ini, Setara Institute telah mengeluarkan laporan kebebasan beragama sejak pertama kali tahun 2007, yang dilatarbelakangi oleh kondisi kebebasan beragama yang belum dapat jaminan utuh dari negara dan praktik intoleransi, diskriminasi, dan kekerasan masih terus terjadi," ujar Direktur Riset Setara Institute, Halili, saat memaparkan hasil risetnya di Ashley Hotel, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).


Halili menyebut pelanggaran kebebasan beragama ini terjadi di 34 provinsi. Pelanggaran kebebasan beragama tertinggi terjadi di Jawa Barat sebanyak 629 peristiwa dan di posisi kesepuluh ada Nusa Tenggara Barat sebanyak 76 kasus.

"Jawa Barat 629, DKI Jakarta 291, Jawa Timur 270, Jawa Tengah 158, Aceh 121, Sulawesi Selatan 112, Sumatera Utara 106, Sumatera Barat 104, Banten 90, Nusa Tenggara Barat 76 kasus," rinci Halili.

Sementara itu, aktor negara yang paling banyak melanggar kebebasan beragama sejak tahun 2007 adalah kepolisian. Sedangkan di posisi kedua ada pemerintah daerah.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com