detikNews
Sabtu 09 November 2019, 15:53 WIB

Rencana Jokowi Tambah 6 Wamen Dikritik, Ini Tanggapan Istana

Ferdinan - detikNews
Rencana Jokowi Tambah 6 Wamen Dikritik, Ini Tanggapan Istana Fadjroel Rachman (Foto: dok. Antara Foto)
Jakarta - Presiden Jokowi disebut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berencana menambah enam wakil menteri. Rencana ini mendapat kritik karena dapat mengganggu kelincahan birokrasi. Apa respons Istana?

"(Untuk) keperluan penajaman prioritas," kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman saat dihubungi, Sabtu (9/11/2019).

Dia mengaku belum mengetahui jumlah wakil menteri yang akan ditambah Presiden Jokowi. Sementara itu, dari perpres yang diterbitkan Jokowi, diatur posisi Wakil Mendikbud serta Wakil Menteri Riset dan Teknologi (Ristek) yang saat ini belum diisi.




Fadjroel menegaskan posisi wamen merupakan kekhususan. Sudah ada 12 wamen di Kabinet Indonesia Maju.

"Wakil menteri itu untuk tugas khusus, seperti Pak Surya Tjandra Wamen Agraria, yang khusus menangani konflik agraria. Kemudian Wamen BUMN menangani pembiayaan, Wamen Pertahanan untuk industrialisasi pertahanan. Jadi ada kekhususan dan prioritas tugas," papar Fadjroel.




Sebelumnya, Moeldoko menyebut Presiden Jokowi berencana menambah wamen. Namun Moeldoko belum menyebut nama-nama calon wamen.

"Ada enam lagi rencana sih. Tapi saya belum bisa pastikan," kata Moeldoko usai Rapimnas HKTI di Discovery Ancol, Jakut, Sabtu (9/11).
(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com