Polisi Sirenja yang Tertembak Dibawa ke Makassar untuk Perawatan Intensif

Polisi Sirenja yang Tertembak Dibawa ke Makassar untuk Perawatan Intensif

M Qadri - detikNews
Sabtu, 09 Nov 2019 12:12 WIB
KSPKT 1 Polsek Sirenja Aipda Nabud Salama diterbangkan ke Makassar untuk mendapat perawatan lebih intensif (M Qadri/detikcom)
KSPKT 1 Polsek Sirenja Aipda Nabud Salama diterbangkan ke Makassar untuk mendapat perawatan lebih intensif (M Qadri/detikcom)
Palu - Dua polisi yang terluka di bagian kepala dan leher akibat tertembak masih mendapat perawatan medis. Salah satu korban, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (KSPKT) 1 Polsek Sirenja Aipda Nabud Salama diterbangkan ke Makassar untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

"Baru saja Nabud Salama diterbangkan ke Makassar untuk dirujuk ke rumah sakit agar bisa mendapatkan perawatan yang lebih insentif," kata Kapolres Donggala AKBP Dadan Wahyudin saat dikonfirmasi detikcom pada Sabtu (9/11/2019).


Nabud Salama diterbangkan ke Makassar menggunakan helikopter Polri. Tampak alat bantu napas dan penopang leher dipakai Nabud saat akan diterbangkan ke Makassar.

Sebelum diterbangkan, Nabud Salama tampak sudah mulai menggerakkan tangannya. Dia tampak berbicara dengan pihak keluarga dan anggota kepolisian lainnya.


Sementara itu, Kanit Sabhara Polsek Sirenja Aiptu Purwanto saat ini masih dirawat intensif di RSUD Undata Palu. "Sementara Purwanto tetap berada di ruangan ICU RS Undata, dia dikasih obat tidur," ujar Dadan.

Diberitakan sebelumnya, Nabud Salama dan Purwanto mengalami luka tembak. Belum diketahui kronologi dan penyebab terjadinya penembakan ini.


Kapolres Donggala AKBP Dadan Wahyudin menyanggah bila terjadi baku tembak. Dia mengatakan hanya satu senjata yang digunakan untuk menembak.

"Dari hasil olah TKP, ada ditemukan beberapa proyektil dari senjata yang sama. Jadi, kejadian tersebut bukan baku tembak karena hanya 1 senjata yang terlibat dan menyebabkan dua orang korban," kata Dadan saat dihubungi detikcom, Sabtu (9/11).


Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Didik Supranoto menyampaikan bahwa telah terjadi cekcok antara dua korban. Dugaan sementara, penembakan dilakukan oleh polisi yang kemudian menembak diri sendiri.

"Ya nggak tahu terjadi apa, percekcokan mulut kemudian ditembak dan tembak diri sendiri," kata AKBP Didik Supranoto kepada detikcom.


Simak Video "Kondisi Terkini 2 Polisi yang Tertembak di Polsek Sirenja Donggala"

[Gambas:Video 20detik]

Halaman

(jbr/jbr)