detikNews
2019/11/08 19:56:55 WIB

Imam Besar Istiqlal: Selawat Bagian Tak Terpisahkan dari Khotbah Jumat

Ferdian Zikran - detikNews
Halaman 1 dari 2
Imam Besar Istiqlal: Selawat Bagian Tak Terpisahkan dari Khotbah Jumat asaruddin Umar. (Foto: Istimewa)
Jakarta - Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar menjelaskan soal selawat dan khotbah Jumatan yang tak bisa dipisahkan. Nasaruddin menyebut, jika menurut mazhab Syafii, salat Jumat tidak sah apabila khotbah Jumatan tak disertai selawat.

"Kalau Imam Syafii itu tidak sah. Karena itu ... nya khotbah. Jadi selawat itu bagian yang tak terpisahkan daripada khotbah," kata Nasaruddin, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (8/11/2019).



Nasaruddin kemudian menjelaskan tradisi Jumatan di Istiqlal.

"Tradisi kita di Istiqlal itu khotbah pertama itu ada tahmid, tahmidnya harus utuh, kemudian ada ungkapan 2 kalimat syahadat, kemudian ada selawat nabi, kemudian ada wasiat untuk ketakwaan. Khotbah keduanya ada tahmid, sama, mau ditambahkan, ada doa," jelasnya.

Nasaruddin menuturkan di Mekah juga Khotbah Jumatan selalu disertai dengan selawat. Berdasarkan pengalamannya, dia tidak pernah mendengar khotbah Jumatan tanpa selawat.



"Kayaknya semua mazhab deh. Karena kalau kita di Mekah kan selalu mengucapkan selawat, saya nggak pernah dengar khotbah tanpa ada selawat tapi nanti saya cek di kitab perbandingan mazhab," katanya.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com