detikNews
Jumat 08 November 2019, 07:27 WIB

Fadli Zon Tetap Rajin Kritik, Gerindra: Itu Masih Lumrah

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Fadli Zon Tetap Rajin Kritik, Gerindra: Itu Masih Lumrah Foto: Andre Rosiade (Amalia Dwi Septi/detikcom)
Jakarta - Meski Partai Gerindra sudah berada di koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadli Zon tetap rajin melontarkan kritik. Partai Gerindra membela sikap salah satu wakil ketua umum mereka itu.

"Memang saat ini Partai Gerindra adalah pendukung pemerintah ya, di mana Pak Prabowo dan Bang Edhy Prabowo jadi Menhan dan Menteri KKP, sudah tentu Partai Gerindra sebagai koalisi dan menjadi mendukung pemerintah. Tapi tentu saja kita di parlemen tetap melasanakan tugas fungsi anggota DPR, yaitu mengawasi pemerintah," kata anggota DPR F-Gerindra Andre Rosiade, Kamis (7/11/2019) malam.


Menurut Andre, kritik dari Fadli Zon adalah masukan dalam rangka pengawasan agar pemerintah bekerja sesuai target. Istilah Andre, kritik ini dilontarkan Fadli agar visi misi Jokowi terwujud.

"Mengawasi pemerintah dengan cara memberikan masukan, memberikan saran, kepada pemerintah agar pemerintah bekerja sesuai yang diinginkan Presiden Jokowi. Agar menteri-menteri bisa berjalan sesuai target dan harapan presiden Jokowi karena visi misi menteri nggak ada, yang ada visi misi presiden," katanya.

Andre mengatakan kritik yang dilontarkan Fadli Zon masih lumrah. Harmonisasi koalisi, katanya, juga tak terganggu.

"Saya rasa selama kritiknya masih lumrah dan memenuhi etika berkoalisi tanpa mengganggu harmonisasi berkoalisi itu sah-sah saja. Kita lihat kemarin di Komisi VIII partai pendukung pemerintah yang lain mengkritisi Menag, teman-teman di Komisi IX yang pendukung pemerintah juga mengkritisi Menkes dan BPJS," ucap Andre.

"Saya rasa selama etika dan adab dari koalisi itu dipakai dan tidak mengganggu harmonisasi boleh saja kita mengkritisi. Tapi memang ada yang berbeda mengkritik sebagai koalisi dengan mengkritik sebagai oposisi, ada adabnya. Saya juga kritik Menag, kepada BJPS saya melakukan kritik kemarin, bahkan saya juga mengkritik soal situasi industri semen nasional yang berat kondisinya sekarang," imbuh anggota Komisi VI DPR itu.


Fadli Zon sebelumnya mengkritik langkah pemerintah dalam menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Fadli Zon mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi layanan BPJS Kesehatan.

Selain itu, Fadli Zon juga menyoroti penunjukan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sembari berharap itu bukan bagian dari upaya coba-coba pemerintah. Istana menepis pernyataan ini.

"Saya ingin mengingatkan Pemerintah, khususnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, bahwa pendidikan bukanlah tempat berjudi dan berspekulasi," kata Fadli.




Partai Gerindra Jadi Koalisi, Fadli Zon Tetap Kritik Pemerintah:

[Gambas:Video 20detik]




(gbr/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com