Dikira Diculik, Bocah 14 Tahun Ternyata Kabur dan Sewa Apartemen

Dikira Diculik, Bocah 14 Tahun Ternyata Kabur dan Sewa Apartemen

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Kamis, 07 Nov 2019 20:46 WIB
Foto: Wildan/detikcom
Foto: Wildan/detikcom
Jakarta - Seorang bocah laki-laki berusia 14 tahun sempat dilaporkan hilang dan diculik. Usut punya usut, bocah itu rupanya tidak diculik, melainkan kabur dari rumah dan menyewa apartemen.

Bermula saat orang tua korban membuat laporan polisi pada Selasa (5/11) kemarin. Orang tua melaporkan adanya dugaan penculikan terhadap korban.

"Setelah Tim Resmob menelusuri laporan seorang perempuan yaitu ibunya bahwa anaknya diculik karena keluarga ini sendiri-sendiri antara bapak dengan ibunya sudah sendiri-sendiri (berpisah) dan anak ini ikut bapaknya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

"Tanpa sepengetahuan bapaknya, anak ini pergi meninggalkan rumah. Kemudian anak itu membawa sebuah SIM bapaknya," sambungnya.

Setelah diusut polisi pada 7 November 2019, polisi menemukan bocah itu sedang berada di apartemen di wilayah Jakarta Selatan. Ternyata bocah itu pergi dari rumah dan menyewa apartemen untuk dia tempati.

"Sudah kita lakukan interogasi ke anaknya bahwa anaknya itu dia kepengen belajar dengan tenang, tidak ada gangguan-gangguan. Kalau di rumah bapaknya ada gangguan, kurang tenang, makanya dia mencari tempat, yaitu di apartemen di Jaksel," jelas Argo.




Polisi kemudian membawa bocah itu ke Polda Metro Jaya dan memanggil kedua orang tua bocah itu. Polisi juga bertanya kepada sang ibu perihal si ibu yang menyebutkan anaknya diculik.

Polisi juga sudah menyerahkan bocah itu kepada pihak keluarga. Argo mengimbau masyarakat memberikan pengawasan lebih kepada anak-anaknya.

"Kita imbau ke orang tua yang punya anak baik anak itu dalam suatu keluarga yang broken home maupun dalam satu keluarga yang ada masalah tentunya anak nggak bisa dibiarkan untuk menanggung apa yang diakibatkan orang tua," kata Argo.

Dalam kesempatan yang sama, orang tua bocah itu yang berinisial H mengucapkan terima kasih kepada pihak Polda Metro Jaya karena sudah menemukan anaknya. H merasa sudah merepotkan pihak kepolisian karena awalnya dia merasa anaknya diculik tapi nyatanya tidak.

"Kepergian anak kami yang kami sangka selama ini dia diculik itu ternyata kepergian dari mereka sendiri. Jadi anak kami sehat dan saat ini kami mau pulang. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda yang sudah dibikin repot sampai jajaran bawahnya untuk mencari anak kami," kata H.

Halaman

(sam/mea)