Cerita Saksi Diminta Kivlan Zen 'Eksekusi' Yunarto Wijaya

Cerita Saksi Diminta Kivlan Zen 'Eksekusi' Yunarto Wijaya

Faiq Hidayat - detikNews
Kamis, 07 Nov 2019 18:38 WIB
Direktur Eksekutif lembaga survei Charta Politika Yunarto Wijaya. (Ari Saputra/detikcom)
Direktur Eksekutif lembaga survei Charta Politika Yunarto Wijaya. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan saksi Irfansyah dalam sidang lanjutan kasus kepemilikan senjata api ilegal dan peluru tajam dengan terdakwa Habil Marati. Irfansyah menceritakan permintaan Kivlan Zen untuk mengeksekusi pimpinan lembaga survei Yunarto Wijaya.

Irfansyah yang merupakan tersangka perkara ini awalnya mengenal Kivlan Zen dari Armi saat sedang mencari sekuriti dan sopir. Setelah itu, Irfansyah bertemu dengan Kivlan Zen di halaman parkir Masjid Pondok Indah bersama Azwarmi alias Armi, dan sopir Kivlan bernama Eka.

"Kalau dibicarakan Pak Kivlan, begitu disuruh masuk dalam mobil, Pak Kivlan menunjukkan handphone sama foto ada tulisan 'Yunarto'," kata Irfansyah saat bersaksi dalam sidang di PN Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019).



Dalam pertemuan itu, Irfansyah mengatakan Kivlan menyebut Yunarto telah mempermainkan quick count (hitung cepat). Namun Irfansyah mengaku tidak mengenal sosok Yunarto.

"(Kivlan bicara) ini yang mempermainkan quick count, jadi bicara masalah quick count. Saya sendiri tidak kenal Yunarto," jelas dia.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3