Imparsial Harap di Bawah Idham Aziz Polri Bebas dari Politik

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 07 Nov 2019 17:26 WIB
Diskusib 'Menata Organisasi Polri di Bawah Kapolri Baru' (Foto: Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta - Jenderal Idham Aziz baru saja dilantik sebagai Kapolri. Imparsial berharap, di bawah kepemimpinan Idham, Polri harus bebas dari politik.

"Ada beberapa catatan sehingga polisi ke depan di bawah Kapolri yang baru, betul-betul menjadi sesuatu yang diharapkan oleh publik. Secara catatan pertama, tidak hanya terkait polisi itu sendiri, internal polri, terutama pemerintah, untuk memastikan institusi Polri itu bebas dari politik," Wakil Direktur Imparsial, Gufron Mabruri dalam diskusi 'Menata Organisasi Polri di Bawah Kapolri Baru', di Bakoel Koffie, Jalan Cikini Raya No. 25, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019).

Gufron mengatakan pentingnya independensi kepolisian. Sebab, intervensi politik dapat merusak profesionalitas aparat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.



"Memastikan independensi polisi tetap terjaga, aspek profesionalisme bisa terus berkembang. Karena intervensi politik itu tidak hanya merusak, tapi memengaruhi profesional aparat di dalam konteks pelaksanaan tugas dan fungsinya itu," ujarnya.

Selain itu, menurut dia, akan membahayakan jika Polri tak bebas dari politik. Aparat kepolisian, kata Gufron, bisa menjadi alat kekuasaan.

"Bahayanya adalah dampak ke kepolisian, menjadi polisi semakin politis, bahkan menjadi instrumen politik kekuasaan. Ini yang harus dihindari. Bagaimana memastikan instruksi polisi terjaga dengan baik dengan cara meminimalisir politik di dalam kepolisian. Ini bukan persoalan baru. Tapi yang harus dibenahi," kata Gufron.

Selanjutnya
Halaman
1 2